
Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Idrus Marham, di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Kamis (23/4). (Muhamad Ridwan/JawaPos.com).
JawaPos.com - Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Idrus Marham, menanggapi pernyataan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), yang mengklaim terdapat jasa dirinya sehingga Joko Widodo bisa menjadi Presiden ke-7 RI. Idrus mengingatkan, sebagai seorang tokoh politik senior, seharusnya JK tidak melontarkan pernyataan yang berpotensi menimbulkan kegaduhan.
"Saya kira biarlah sejarah ini yang menilai apa peranan tokoh itu, apa jasa tokoh itu, nggak usah kita mengklaim. Karena kalau kita mengklaim itu justru secara diametral bertentangan dengan logika masyarakat yang berkembang," kata Idrus di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Kamis (23/4).
Menurutnya, pernyataan JK tidak lagi relevan. Sebab, peristiwa tersebut sudah lama terjadi. Ia mengingatkan, sebagai tokoh senior seharusnya JK mampu memberikan teladan yang baik bagi masyarakat.
"Kalau sudah mengungkap dan saling mendiskreditkan, ya berilah kami contoh yang baik bagaimana sejatinya kita menempatkan diri sebagai tokoh yang ada di tengah-tengah masyarakat, sehingga secara konsisten masyarakat menjadikan kita sebagai, ya kalau dalam istilah Islam itu uswatun hasanah, jadi contoh teladan," tegasnya.
Baca Juga:Prediksi Liga Spanyol: Real Madrid Lebih Diunggulkan Kalahkan Real Betis di La Liga 2025/2026
Lebih lanjut, Idrus menekankan dalam menjaga kondusifitas bangsa seharusnya semua pihak dapat membangun soliditas, serta visi dan misi untuk bersama-sama mendukung kinerja pemerintah.
"Salah satu prasyarat yang diperlukan kalau Indonesia maju adalah situasi kondusif yang semakin baik, semakin harmoni, yang memungkinkan kita secara bersama-sama dengan solidaritas sosial yang diinspirasi oleh patriotisme dan nasionalisme. Kita bersama-sama untuk Indonesia," imbuhnya.
Sebelumnya, Wakil Presiden (Wapres) RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), mengaku heran dengan sejumlah pendukung Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang menilai dirinya seolah melawan Jokowi setelah berkomentar kasus ijazah palsu. JK mengingatkan perannya dalam perjalanan politik Jokowi, termasuk saat mendorongnya maju sebagai Gubernur DKI Jakarta.
“Siapa yang bawa Jokowi ke Jakarta? Saya yang bawa dari Solo untuk jadi gubernur,” kata JK di Jalan Brawijaya IV, Jakarta Selatan, Sabtu (18/4).
Menurut JK, dirinya bahkan menemui langsung Megawati Soekarnoputri untuk meyakinkan bahwa Jokowi adalah kandidat yang tepat dari PDIP.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022