
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa seluruh SPPG Polri mampu mempertahankan zero accident sejak pertama kali beroperasi. (Polri)
JawaPos.com - Pujian Presiden Prabowo Subianto terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri bukan tanpa alasan. Sejak pertama kali beroperasi, dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola oleh Polri terus mempertahankan zero accident.
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan hal itu di hadapan Presiden Prabowo yang hadir secara langsung dalam acara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Satuan Latihan (Satlat) Brimob, Cikeas, Bogor, Jawa Barat (Jabar) pada Rabu (1/7).
Menurut Sigit, itu tidak lepas dari komitmen Polri yang selama ini selalu mengedepankan keamanan dan kesehatan dalam setiap proses pengolahan MBG. SPPG Polri sudah menggunakan steamer food tray, rak food tray, UV, dan test kit. Tujuannya untuk menerapkan prinsip food safety secara konsisten.
”Sehingga sampai dengan saat ini, alhamdulillah SPPG Polri berhasil mempertahankan zero accident,” kata dia.
Selain berbagai peralatan tadi, SPPG Polri selalu menerapkan standar keamanan pangan tinggi. Beragam fasilitas penunjang digunakan oleh SPPG Polri. Yakni tandon air berbahan stainless, sistem penyaringan air dan reverse osmosis, water heater, hingga instalasi pengolahan air limbah (IPAL).
Dalam kesempatan yang sama, Jenderal Sigit melaporkan progres pembangunan dapur MBG Polri. Dari target 1.500 SPPG yang sudah ditetapkan selesai dibangun tahun ini, sampai akhir Juni sudah berdiri 1.415 SPPG. Terdiri atas 828 SPPG yang sudah beroperasi, 227 SPPG tahap operasional, dan 360 proses pembangunan.
”Seluruh SPPG tersebut diperkirakan dapat melayani 3,5 juta penerima manfaat serta menyerap 70,7 ribu pekerja,” ucap orang nomor satu di Korps Bhayangkara tersebut.
Menurut mantan kepala Bareskrim Polri itu, SPPG yang dikelola Polri terus melengkapi berbagai standar pelayanan. Sampai saat ini sudah diterbitkan 348 Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), 146 sertifikat jaminan produk halal, 285 sertifikat uji laboratorium air, dan dukungan 305 chef yang telah menjalani pelatihan.
”Serta telah menyusun buku Rasa Bhayangkara Nusantara yang berisi 80 menu beragam, sehingga dapat menambah variasi makanan serta memastikan terpenuhinya standar nutrisi,” ujarnya.

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
