Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 22 Juli 2026 | 15.28 WIB

Nanik S Deyang Putuskan Mundur dari Kepala BGN, Alasannya Ingin Berobat ke Luar Negeri

Nanik S Deyang berpamitan dengan Presiden Prabowo Subianto untuk mundur dari jabatan Kepala BGN, Rabu (22/7). (Istimewa) - Image

Nanik S Deyang berpamitan dengan Presiden Prabowo Subianto untuk mundur dari jabatan Kepala BGN, Rabu (22/7). (Istimewa)

JawaPos.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang memutuskan mundur dari jabatannya. Keputusan itu secara resmi disampaikan Nanik dalam akun media sosial Facebook pribadinya, pada Rabu (22/7).

"Dengan berat hati akhirnya saya pamit Bapak presiden untuk melakukan pengobatan di LN untuk jantung saya, rencananya hari ini, Rabu ( 22/7) saya berangkat," kata Nanik dalam status di media sosial Facebook.

Nanik beralasan akan melakukan pengobatan ke luar negeri. Namun, ia tidak mengungkap rinci penyakit yang dideritanya tersebut.

"Ini bukan karena tidak percaya dokter yang hebat di Indonesia, tapi untuk second opinion dan kebetulan ada kawan yang merekomendasikan di tempat yang mau saya tuju," ucapnya.

Karena itu, Nanik menyampaikan permohonan maaf memutuskan mundur dari jabatan Kepala BGN. Ia mengklaim, keputusan itu didasari atas untuk kepentingan kondisi kesehatannya.

"Saya sampaikan ke presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN, demi kesehatan saya, dan karena presiden prihatin dan kasihan dengan saya, presiden menyetujui, namun saya diminta tetap ikut mengawasi BGN," ujarnya.

Ia pun mengungkapkan, Presiden Prabowo Subianto dikabarkan bakal membentuk Dewan Pengawas BGN. Ia mengaku sudah diminta Prabowo untuk menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas BGN.

"Kemungkinan presiden akan membentuk dewan pengawas dimana saya disuruh menjadi ketua dewan pengawasnya (kalau mencereweti kayaknya masih bisa yang penting tidak berhubungan dengan pegang uang, sumpah trauma akut)," tuturnya.

Lebih lanjut, Nanik memastikan dirinya tetap mendukung program makan bergizi gratis (MBG) yang digagas oleh Presiden Prabowo tersebut. Ia menekankan, program prioritas tersebut semata hanya untuk mengintervensi gizi nasional, tidak ada kepentingan politik praktis.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore