
DPR RI Komisi IV Vita Ervina. (sumber: tangkapan kayar instagram @vitaervina.id)
JawaPos.com - BPJS Kesehatan berpotensi gagal bayar pada Juli 2027. Hal ini diminta tidak menjadi kepanikan, namun momentum perbaikan.
Anggota Komisi IX DPR RI Vita Ervina mengatakan, potensi gagal bayar BPJS Kesehatan perlu ditangani serius oleh pemerintah. Apalagi defisit setiap bulan mencapai Rp 2 triliun.
"Informasi tersebut tidak boleh dipandang sebagai alarm yang menimbulkan kepanikan, tetapi sebagai dasar untuk segera mengambil langkah antisipatif agar pelayanan kesehatan masyarakat tetap terlindungi," kata Vita kepada wartawan, Kamis (6/8).
Pemerintah diminta segera mengambil langkah konkret untuk melakukan intervensi. Pemerintah perlu memastikan kecukupan likuiditas agar pembayaran klaim kepada rumah sakit dan fasilitas kesehatan tetap berjalan tepat waktu.
"Jangan sampai rumah sakit mengalami keterlambatan pembayaran yang pada akhirnya berdampak pada mutu pelayanan dan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan," imbuhnya.
Di sisi lain, pemerintah harus melakukan evaluasi terhadap pembayaran layanan JKN. Perbaikan yang bisa dilakukan meliputi validasi data kepesertaan, penguatan dukungan bagi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI), peningkatan kepatuhan pembayaran iuran, penguatan pengawasan untuk mencegah potensi kecurangan (fraud), serta pengendalian biaya layanan kesehatan tanpa mengurangi kualitas pelayanan.
"Ke depan, pemerintah juga perlu memperkuat upaya promotif dan preventif agar beban pembiayaan penyakit dapat ditekan. Keberlanjutan JKN tidak dapat hanya mengandalkan penambahan penerimaan, tetapi juga harus didukung oleh tata kelola yang lebih efisien, akuntabel, dan berbasis data," pungkasnya.
DPR RI akan membersamai pemerintah dalam menyelesaikan persoalan ini. Solusi komprehensif dibutuhkan agar persoalan ini bisa segera teratasi.
BPJS Kesehatan dalam rapat dengar pendapat dengan DPR RI menyatakan ada potensi gagal bayar pada Juli 2027. Kondisi ini disebabkan oleh tekanan pembayaran layanan kesehatan yang begitu tinggi melebihi pendapatan yang diterima.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
