Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 23 Agustus 2026 | 21.31 WIB

Isu Haji Isam Ditunjuk Pimpin Pemadaman Karhutla di Kalsel, Mensesneg: Tidak Benar

Andi Syamsuddin Arsyad atau akrab disapa Haji Isam, mendapat gelar tanda jasa dan tanda kehormatan dari Presiden RI Prabowo Subianto. (Istimewa) - Image

Andi Syamsuddin Arsyad atau akrab disapa Haji Isam, mendapat gelar tanda jasa dan tanda kehormatan dari Presiden RI Prabowo Subianto. (Istimewa)

JawaPos.com - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah informasi yang beredar di media sosial terkait penunjukan pengusaha asal Kalimantan, Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam, sebagai pemimpin penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Prasetyo menegaskan, kabar yang menyebut Presiden Prabowo Subianto menunjuk Haji Isam untuk mengoordinasikan pemadaman karhutla tersebut tidak benar.

"Enggak ada. Tidak ada. Tidak benar itu," kata Prasetyo Hadi di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Minggu (23/8).

Prasetyo mengingatkan masyarakat agar tidak langsung mempercayai informasi yang ramai diperbincangkan di media sosial. Menurutnya, sebuah isu yang menjadi perbincangan publik belum tentu sesuai dengan fakta.

Kendati membantah adanya penunjukan Haji Isam sebagai koordinator, Prasetyo mengakui bahwa pemerintah memang meminta seluruh pihak untuk ikut berkontribusi dalam penanganan karhutla di Kalimantan.

"Bahwa semua pihak diminta ikut membantu, iya. Tapi kalau menjadi koordinator itu tidak, kan, karena kan kewenangannya bukan di situ. Dan kita pemerintah pusat juga sudah menunjuk beberapa pejabat setingkat menteri untuk kita berbagi wilayah," jelasnya.

Prasetyo mengungkapkan, pemerintah pusat telah membagi tanggung jawab penanganan karhutla ke sejumlah pejabat yang ditugaskan mengawasi wilayah tertentu.

Pembagian tugas tersebut mencakup sejumlah provinsi di Kalimantan, termasuk Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Dengan skema itu, koordinasi penanganan kebakaran dilakukan berdasarkan wilayah yang telah ditentukan pemerintah.

"Jadi ada yang memang kita bagi tugas untuk atensi untuk wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan seterusnya. Memang kita atur seperti itu," imbuh Prasetyo.

Editor: Kuswandi
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore