
Juventus merebut tiket final Liga Champions 2016-2017 usai menyingkirkan AS Monaco dengan keunggulan agregat 4-1
JawaPos.com - Sempurna! Kata yang tepat menggambarkan langkah Juventus menuju final Liga Champions untuk kesembilan kalinya. Tim asuhan Massimiliano Allegri tersebut kembali mengalahkan AS Monaco pada leg kedua semifinal, Rabu (10/5) dini hari WIB, dengan skor 2-1.
Sebelumnya pada leg pertama di kandang Monaco, Stadion Louis II, Juventus mampu menang dengan skor 2-0. Juventus menuju Cardiff dengan dua kemenangan di semifinal dan unggul agregat 4-1.
Bagi La Vecchia Signora - julukan Juventus, ini merupakan final Liga Champions ke-9 kalinya. Juventus tampil di partai puncak ajang antarklub Eropa paling elite ini pada 1972-1973, 1982-1983, 1984-1985, 1995-1996, 1996-1997, 1997-1998, 2002-2003, 2014-2015, dan kini 2016-2017.
Dari 8 final sebelumnya, Juventus hanya mampu dua kali juara yakni pada 1984-1985 dan 1995-1996. Tentunya, final musim ini mereka tak ingin kembali menuai kegagalan.
Ini merupakan final kedua bagi Allegri sebagai pelatih Juventus. Hebatnya, dia melakukannya dalam musim ketiga bersama I Bianconeri. Allegri sendiri baru menukangi Juventus pada 16 Juli 2014. Pada musim pertama, 2014-2015, dia berhasil membawa Juventus ke final, namun gagal merengkuh juara usai dikalahkan Barcelona.
Juventus membuka keunggulan pada menit 33 lewat Mario Mandzukic usai menerima umpan Dani Alves. Sundulannya mampu ditepis Danijel Subasic. Tapi, bola muntah langsung dia hajar dengan kaki kiri dan merobek jala gawang Subasic.
Setelah 6 laga beruntun tanpa gol di Liga Champions, Mandzukic akhirnya mampu kembali mencetak gol. Dia pun menjadi pemain asal Kroasia ke-5 yang mampu mencetak gol di semifinal Liga Champions setelah Ivica Olic, Zvonimir Boban, Dado Prso, dan Robert Spehar.
Pada menit 45, Dani Alves sukses menggetarkan gawang Danijel Subasic. Juventus pun unggul 2-0 sebelum turun minum.
Pada babak kedua, Monaco lebih intens dalam membangun serangan. Hasilnya, Kylian Mbappe mampu membobol gawang Gianlugi Buffon pada menit 69 usai memanfaatkan umpan Joao Moutinho. Berkat gol tersebut, Mbappe menjadi pemain termuda yang mencetak gol di semifinal Liga Champions dalam umur 18 tahun 140 hari.
Akhirnya kebobolan, Buffon tetap mencatat rekor menawan. Selama 600 menit dia tak kebobolan di Liga Champions. Dia menjadi kiper kelima yang tak kebobolan cukup lama setelah Jens Lehmann (Arsenal - 853 menit), Keylor Navas (Real Madrid - 737 menit), Edwin van der Sar (AFC Ajax - 658 menit), dan Dida (AC Milan - 623 menit).
Di sisa waktu, tak ada gol yang tercipta. Juventus menang 2-1 dan lolos ke final Liga Champions 2016-2017 dengan keunggulan agregat 4-1.
SUSUNAN PEMAIN
Juventus: 1-Gianluigi Buffon, 3-Giorgio Chiellini, 12-Alex Sandro, 15-Andrea Barzagli (4-Medhi Benatia 85'), 19-Leonardo Bonucci, 23-Dani Alves, 5-Miralem Pjanic, 6-Sami Khedira (8-Marchisio 10'), 9-Gonzalo Higuain, 17-Mario Mandzukic, 21-Paulo Dybala (7-Cuadrado 54')
Pelatih: Massimiliano Allegri
AS Monaco: 1-Danijel Subasic, 5-Jemerson, 19-Djibril Sidibe, 23-Benjamin Mendy 2-Fabinho 54'), 24-Andrea Raggi, 25-Kamil Glik, 8-Joao Moutinho, 10-Bernardo Silva (27-Thomas Lemar 69'), 14-Tiemoué Bakayoko (18-Valere Germain 78'), 9-Radamel Falcao, 29-Kylian Mbappe

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
