Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 19 Juni 2018 | 23.50 WIB

Kiper Mesir Menanti Ukir Rekor Pemain Tertua Tampil di Piala Dunia

Essam El-Hadary menantikan namanya masuk dalam buku rekor Piala Dunia - Image

Essam El-Hadary menantikan namanya masuk dalam buku rekor Piala Dunia

JawaPos.com - Kiper Timnas Mesir, Essam El-Hadary, tercatat sebagai pemain paling tua di Piala Dunia 2018. Kiper klub Arab Saudi, Al-Taawoun itu lahir pada 15 Januari 1973 atau saat ini berusia 45 tahun 6 bulan. El-Hadary tetap dibawa pelatih Hector Cuper karena pengalamannya.


Andai dimainkan, dia akan mencatat rekor sebagai pemain tertua yang tampil di Piala Dunia. Namun, pada laga pertama Mesir melawan Uruguay, El-Hadary tak diturunkan. Cuper lebih memilih memainkan kiper Mohamed El-Shenawy yang mampu tampil gemilang meski pada akhirnya kebobolan satu gol.


Saat ini pemain tertua yang tampil di Piala Dunia masih dipegang oleh penjaga gawang Kolombia, Faryd Mondragon. Di Piala Dunia 2014, dia tampil saat Kolombia mengalahkan Jepang dengan skor 4-1, 24 Juni 2014. Kala itu, umurnya 43 tahun 3 hari.


Seandainya saat Mesir menghadapi Rusia El-Hadary dimainkan, rekor tersebut akan ditorehkan. Namun, melihat penampilan apik El-Shenawy, kan tersebut sepertinya tipis. Tapi, apapun bisa terjadi di sepak bola.


Terlepas dari itu, fenomena El-Hadary cukup menarik. Dia bahkan lebih tua dari tiga pelatih kontestan Piala Dunia 2018 yakni Aliou Cisse (Senegal - 42 tahun), kemudian Mladen Krstajic (Serbia - 44 tahun), dan Roberto Martinez (Belgia - 44 tahun).


El-Hadary sudah melakoni debut bersama The Pharaohs - julukan Timnas Mesir, pada 22 tahun yang lalu atau sejak 1996. Hingga saat ini dia sudah meraih 152 caps. Namun, baru kali ini dia masuk ke skuad di Piala Dunia. Maklum saja, sebelum lolos ke Piala Dunia 2018, terakhir kali Mesir tampil di ajang tersebut pada 1990.


"Umur saya memang telah 45 tahun. Tapi, umur hanyalah angka. Mendiang ayah saya pernah berkata bahwa mimpinya adalah melihat saya tampil di Piala Dunia. Kini, saya berharap bisa tampil karena saya ingin membuat mendiang ayah saya bangga. Beliau pasti akan melihat saya dari surga," sebut El-Hadary seperti dilansir BBC.


El-Hadary sendiri masih belum ingin pensiun. Dia pun menanti untuk menorehkan rekor tersebut. "Saya menanti menorehkan nama saya di buku rekor Piala Dunia. Saya selalu berlatih dan saya merasa seperti masih muda. Saya selalu bekerja keras dalam latihan," sebut El-Hadary.


"Ambisi saya adalah Mesir bermain apik di setiap laga Piala Dunia dan tentunya lolos dari fase grup. Dengan itu, kans saya bermain masih terbuka. Setelah Piala Dunia 2018 berakhir, saya akan mengumumkan masa depan saya," imbuh El-Hadary.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore