
JUAN MABROMATA/AFP BACK-TO-BACK: Para pemain Palmeiras berselebrasi sebagai kampiun Copa Libertadores 2021 di Estadio Centenario, Montevideo, kemarin.
JawaPos.com – Dua kali menjalani final Copa Libertadores dalam kalender tahun ini dan sama-sama menghadapi sesama klub Brasil. Dua final itu pun dituntaskan Palmeiras sebagai juara.
Pada 31 Januari lalu di Estadio Maracana, Palmeiras mengalahkan Santos 1-0. Kemarin (28/11) Verdao alias Hijau Besar –julukan Palmeiras– mengungguli Flamengo 2-1 di Estadio Centenario di Montevideo, Uruguay.
Yang unik, ketika mengalahkan Santos, gol kemenangan Palmeiras yang dicetak striker pengganti Breno Lopes tercipta pada menit kesembilan injury time (90+9’).
Banyaknya insiden membuat laga yang hanya dihadiri 5 ribu penonton seiring masih tingginya kasus Covid-19 di Brasil itu memiliki durasi lama dari waktu normal.
Nah, kemenangan di Centenario kemarin juga ditentukan gol striker pengganti Deyverson. Bedanya, gol yang tercipta pada menit ke-95 itu sudah memasuki babak waktu tambahan.
”Ini jelas kemenangan yang sulit seperti edisi sebelumnya,” kata pelatih Palmeiras Abel Fereira kepada Globo Esporte.
Terlepas dari itu, Fereira telah menorehkan namanya dalam sejarah sebagai pelatih pertama asal Eropa yang memenangi Copa Libertadores secara back-to-back.
Pria 42 tahun itu berkebangsaan Portugal. Fereira sekaligus meneruskan tradisi sukses pelatih Portugal karena Jorge Jesus memenanginya pada 2019 saat menangani Flamengo.
Bahkan, dalam sejarah pelatih pemenang Copa Libertadores sejak 1960, selain Fereira dan Jesus hanya ada satu nama di luar negara Amerika Latin yang pernah meraihnya.
Dia adalah Mirko Jozic yang berkebangsaan Kroasia saat juara bersama klub kondang Cile Colo-Colo pada 1991.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
