
TUGAS BARU: Pelatih AC Milan Sergio Conceicao akan menghadapi Juventus dalam pertandingan debutnya. (Foot Italia)
JawaPos.com - Francisco Conceicao sudah tiba di Juventus sejak awal musim Liga Italia. Memasuki paruh kedua sang ayah, Sergio Conceicao, datang ke AC Milan sebagai pelatih.
Sergio Conceicao ditunjuk Milan untuk menggantikan Paulo Fonseca yang dipecat. Penunjukan ini dilakukan hanya beberapa jam setelah pengumuman pemecatan.
Legenda Portugal tak mau buang waktu. Ia langsung terbang ke Milan guna mempersiapkan tim menghadapi Supercoppa Italia.
Uniknya, lawan AC Milan adalah Juventus. Dengan kata lain, Sergio Conceicao menghadapi anaknya, Francisco, pada laga pertama sebagai pelatih.
Momen ini jelas menarik perhatian. Kendati begitu ini bukan pertama kali ayah dan anak membela tim yang berbeda di Liga Italia.
Dalam sejarahnya terdapat beberapa pemain yang harus melawan ayahnya. Berikut ayah dan anak yang berseberangan di Liga Italia:
1. Bruno Conti dan Daniele Conti
Sebagai legenda hidup AS Roma, Bruno Conti ingin meneruskan legacynya kepada sang anak, Daniele Conti. Sayang, anaknya gagal bersaing dan terlempar ke Cagliari 1999 silam.
Enam tahun kemudian Bruno kembali ke Roma untuk mengemban tugas sebagai pelatih. Disaat bersamaan sang anak mulai melegenda di Cagliari.
Pertemuan ayah dan anak ini akhirnya urung terjadi. Status Bruno Conti sebagai pelatih interim AS Roma membuat masa tugasnya berakhir sebelum bersua Andrea Conti.
2. Dejan Stankovic dan Filip Stankovic
Siapa yang tidak kenal Dejan Stankovic. Sebagai pemain ia sudah meraih banyak trofi bahkan sampai saat ini jadi satu-satunya orang yang pernah bermain untuk tiga negara berbeda. Yaitu Yugoslavia, Serbia Montenegro, dan Serbia.
Dejan kemudian menurunkan ilmu sepak bola ke seluruh anaknya. Dari tiga anak, ada Filip Stankovic yang musim ini tampil menjanjikan bersama Venezia.
Ayah dan anak ini pun sempat berseberangan dua musim lalu. ini tak lepas dari tugas Dejan Stankovic sebagai pelatih Sampdoria dan Filip masih bermain untuk Inter Milan.
Dejan dan Filip dua kali bertemu. Memang, sang anak tidak dimainkan dalam dua pertemuan, tapi setidaknya kehadiran mereka menghadirkan momen hangat di Giuseppe Meazza.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
