Dokumen - AC Milan vs Juventus.
JawaPos.com - Juventus vs AC Milan menjadi laga panas Liga Italia akhir pekan ini. Pertemuan mereka jadi salah satu yang paling ditunggu tiap tahunnya.
Musim ini, ada perbedaan dari pertemuan-pertemuan sebelumnya. Baik Juventus maupun AC Milan terlempar dari empat besar.
Si Nyonya Tua kini duduk di posisi kelima dengan 34 poin. Mereka unggul tiga angka atas Setan Merah dari Italia di posisi ketujuh.
Saat ini kedua tim dalam kondisi berbeda. Tuan rumah masih sulit mencari kemenangan sepanjang musim ini.
Memang, mereka tidak terkalahkan di Serie A. Akan tetapi imbang 13 kali dari 20 pertandingan jelas tak bisa dibanggakan untuk klub sebesar Juventus.
Ketika anak asuh Thiago Motta masih dalam tren yang sama, AC Milan mulai berubah. Bersama Sergio Conceicao, Rafael Leao dkk menjelma jadi tim pantang menyerah.
Terbukti, tiga kemenangan yang diraih Milan didapat setelah mereka tertinggal. Termasuk saat menang atas Juve di Supercoppa Italia.
Melihat dari tren lima pertandingan terakhir Serie A, Juve dan Milan tak jauh beda. Si Nyonya Tua hanya menang sekali, sisanya berakhir seri.
Sedangkan Il Diavolo Rosso catatkan dua kemenangan dan tiga kali imbang. Perbedaan cukup mencolok akan terlihat dalam head to head Juventus vs AC Milan.
Rafael Leao dkk bisa sedikit jemawa melihat head to head. Karena faktanya mereka hanya kalah dua kali dari 13 pertemuan terakhir.
AC Milan memang tidak terlalu mendominasi. Dari 13 laga tersebut hanya lima kali I Rossoneri memenangkan pertandingan. Sisanya berakhir imbang.
Menariknya, dua kemenangan Juventus tidak didapat di stadion Allianz, melainkan San Siro. Terakhir kali mereka menang di kandang terjadi November 2019 lalu.
Melihat fakta-fakta di atas, ada dua kemungkinan yang terjadi di Turin. Juve memperpanjang tren imbang menjadi 14 kali, atau justru laga Juventus vs AC Milan akan menandai kekalahan perdana mereka.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
