Para pemain Bodo/Glimt berselebrasi usai menyingkirkan Lazio di Liga Europa. (X/@Glimt)
JawaPos.com - Perjalanan luar biasa Bodo/Glimt di Liga Europa berlanjut setelah secara mengejutkan menyingkirkan tim kuat Lazio di Liga Europa 2024/2025. Torehan positif itu juga mengantarkan mereka menjadi tim Norwegia pertama yang mencapai semifinal di turnamen tersebut.
Bodo/Glimt bertamu ke markas Lazio pada leg kedua babak perempat final Liga Europa. Bermain di Stadio Olimpico, Jumat (18/4) dini hari WIB, mereka menang 3-2 dalam babak adu penalti.
Lazio terlihat telah melakukan semua yang mereka butuhkan, membalikkan ketertinggalan dua gol dari leg pertama di Norwegia untuk unggul 3-0 di Stadio Olimpico.
Namun, sebuah gol di babak perpanjangan waktu dari pemain Bodo/Glimt, Andreas Helmersen, membuat pertandingan berlanjut ke babak adu penalti, di mana kiper Nikita Haikin menjadi pahlawan.
Lazio telah memimpin sejak menit ke-21 melalui sontekan indah dari Taty Castellanos dan hal tersebut menjadi penentu jalannya pertandingan, dengan tim asal Italia mendominasi dan tim tamu kesulitan untuk mengimbangi umpan-umpan apik dari tim besutan Marco Baroni.
Namun, butuh waktu hingga waktu tambahan babak kedua bagi Tijani Noslin untuk mencetak gol kedua untuk membuat skor menjadi 2-2 secara agregat dan membawa pertandingan ke babak perpanjangan waktu.
Biancoceleste terus tampil menyerang dan mendapatkan hasil dengan sundulan Boulaye Dia membawa tim tuan rumah unggul 3-2 secara agregat 10 menit setelah babak pertama berakhir.
Kemudian datanglah penampilan cemerlang dari Helmersen yang menentukan. Setelah gagal mencetak gol di babak kedua, ia mencetak gol dengan sundulan keras ke bawah untuk menyamakan skor agregat menjadi 3-3, memberikan Bodo/Glimt sebuah harapan yang sulit dipercaya.
Dan, ketika pertandingan berlanjut ke babak tos-tosan, Segalanya terlihat suram bagi klub Norwegia tersebut ketika Jens Petter Hauge melihat tendangannya dari titik putih digagalkan kiper Lazio dan eksekusi penyerang tim tuan rumah, Dia berhasil menjebol gawang Haikin.
Haikin, pemain Rusia kelahiran Israel yang menghabiskan sebagian besar masa remajanya di London, mampu tampil cemerlang di babak penalti setelahnya.
Haikin melakukan penyelamatan dari sepakan Loum Tchaouna dan melihat tendangan Noslin melebar serta dengan Bodo/Glimt mencetak tiga tendangan berikutnya,
Ada satu kejutan terakhir sebelum kisah dongeng ini berakhir, dengan eksekusi Patrick Berg yang melambung tinggi di atas mistar gawang dan Haikin kembali tampil sebagai pahlawan.
Dia mengukuhkan status pahlawannya dengan menggagalkan tendangan Castellanos untuk meraih kemenangan 3-2 dalam drama adu penalti yang membuat mereka menjadi tim Norwegia pertama yang mencapai babak empat besar kompetisi besar di Eropa.
"Ada begitu banyak hal yang tidak terduga, tetapi tim berhasil melakukannya. Nikita menjadi penentu bagi kami. Ia menentukan pertandingan dan adu penalti,” kata pelatih Bodo/Glimt, Kjetil Knutsen.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
