
Matias Almeyda (Dok. Sevilla)
JawaPos.com - "Matias Almeyda, pelatih kepala Sevilla FC. Selamat datang Mathias!," tulis Sevilla (17/6).
Pengumuman ini disampaikan langsung melalui situs resmi klub dan menandai langkah baru dalam proyek olahraga Sevilla pasca musim yang penuh tantangan.
Pelatih asal Argentina tersebut menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun, yang akan mengikatnya hingga akhir musim 2027/28.
Matias Almeyda, yang kini berusia 51 tahun, pernah membela Sevilla sebagai pemain pada musim 1996/97. Kini, hampir tiga dekade setelah masa bermainnya di klub, ia kembali ke Nervion dengan membawa pengalaman luas sebagai pelatih.
Dilansir melalui laman Sevilla, karier kepelatihannya dimulai pada tahun 2011 saat menangani River Plate, dan dilanjutkan ke berbagai klub seperti Banfield, Chivas Guadalajara, San Jose Earthquakes di Major League Soccer, hingga AEK Athens di Yunani.
Selama melatih AEK Athens sejak tahun 2022, Almeyda mencatatkan 134 pertandingan bersama klub tersebut dengan torehan 80 kemenangan, 24 hasil imbang, dan 30 kekalahan.
Ia juga berhasil membawa klub itu meraih gelar juara liga dan piala domestik, menjadikannya salah satu pelatih yang cukup sukses di Eropa dalam beberapa tahun terakhir. Pencapaian tersebut menjadi salah satu faktor pertimbangan penting dalam proses rekrutmen oleh manajemen Sevilla.
Legenda Argentina di Piala Dunia 2002 tiba di Sevilla dengan tantangan besar di hadapannya. Ia bertugas mengatur kembali struktur tim, mengembangkan potensi pemain, dan menyusun fondasi jangka panjang untuk mengembalikan daya saing klub di tingkat nasional dan Eropa.
Proyek ini menandai awal baru bagi Sevilla FC, yang berkomitmen membangun masa depan tim dengan strategi jangka panjang yang berkelanjutan.
Terpilihnya El Pelado -julukan Almeyda- akan membuka jalan reuni dengan sesama mantan pemain Timnas Argentina, Diego Simeone, yang melatih Atletico Madrid di La Liga.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
