Luka Modric menjadi pemain Real Madrid terbaik bernomor punggung 10. (IMAGO/PA Images)
JawaPos.com – Nomor punggung 10 di Real Madrid telah menjadi mitos melegenda bagi tim sebesar Los Blancos. Dalam sepanjang sejarah klub, capaian indah dan marwah buruk pernah terjadi kepada pemakainya.
Setelah kepergian Modric di akhir musim 2024/2025, nomor punggung 10 Real Madrid siap diperebutkan kembali untuk pertama kalinya setelah delapan tahun dikenakan oleh seorang maestro yang membawa Los Blancos ke era kejayaan di awal abad ke-21.
Pemain timnas Kroasia tersebut adalah yang terbaru dari serangkaian gelandang bintang yang mengenakan seragam ikonik tersebut untuk raksasa ibu kota Spanyol.
Nomor punggung ini juga telah diberikan kepada para penyerang dan bek hebat, menjadikannya salah satu nomor punggung yang paling diminati di Madrid dari tahun ke tahun.
Ekspektasi bermain dengan seragam Los Blancos memang cukup tinggi, tetapi mengenakan nomor punggung 10 menambah tekanan yang sangat berbeda bagi setiap pemain yang dipercaya memakainya.
Meskipun beberapa pemain gagal bermain sesuai standar nomor punggung ikonik tersebut, ada lima pesepak bola yang membangun dan melanjutkan warisan nomor punggung 10 di Real Madrid secara menawan.
Mesut Ozil mewarisi nomor punggung 10 dari Lassana Diarra ketika ia bergabung dengan Real Madrid pada 2010. Hanya dalam tiga musim di ibu kota Spanyol, mantan pemain internasional Jerman ini mencetak 27 gol dan torehkan 80 assist yang mencengangkan.
Gelandang serang kelas dunia ini menciptakan keajaiban dengan bola di kakinya, selalu berusaha menemukan salah satu superstar yang membentuk lini depan Real Madrid.
Ozil bermain tanpa pamrih, memberikan assist demi assist kepada jajaran mesin gol Los Blancos seperti Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, serta Gonzalo Higuain yang menemukan masa primanya di Santiago Bernabeu.
Ozil adalah pemain salah satu pemain underrated dalam perjalanan Real Madrid menjuarai La Liga musim 2011/2012, di mana raksasa Spanyol tersebut meraih 100 poin dan mencetak 121 gol.
Perannya dalam musim yang memecahkan rekor bagi Madrid tersebut membuatnya menjadi salah satu pemain terbaik Los Blancos yang pernah bermain dengan nomor punggung 10.
Clarence Seedorf sudah menjadi juara sebelum bergabung dengan Real Madrid dan ia melanjutkan kesuksesannya bersama raksasa Spanyol tersebut.
Pemain kebangsaan Belanda ini menambahkan satu gelar La Liga ke dalam lemari trofinya di musim pertamanya bersama Los Blancos, satu Piala Eropa di musim keduanya, dan satu Piala Interkontinental di musim ketiga sekaligus musim terakhirnya berseragam putih.
Mantan bintang Ajax ini bermain dengan fisik dan kekuatan yang berbeda dari bakat artistik para gelandang sebelumnya yang mengenakan nomor punggung 10. Namun, Seedorf selalu memberikan segalanya di lapangan, memenangkan hati para Madridista di seluruh dunia.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
