
Wonderkid Barcelona Pedro Fernandez. (X/@FCBarcelona)
JawaPos.com-La Masia terus menghasilkan sejumlah pemain muda berbakat di dunia sepak bola. Barcelona kini memiliki permata baru dalam diri Pedro Fernandez Sarmiento.
Dikenal dengan nama panggilan Dro, gelandang serang ini tampaknya akan menjadi bintang akademi Barcelona berikutnya yang menembus skuad Hansi Flick, setelah sebelumnya dibandingkan dengan Andres Iniesta.
Dalam pertandingan persahabatan pertamanya melawan tim Jepang, Vissel Kobe, pada Minggu (27/7), pemain berusia 17 tahun itu hanya membutuhkan 10 menit di lapangan sebelum mencetak gol voli yang indah dari tepi kotak penalti. Flick memasukkan Dro pada menit ke-78, menggantikan Marcus Rashford yang juga melakukan debutnya untuk Barcelona.
Meskipun semua mata tertuju pada Rashford, justru sang pemain pengganti yang menjadi sorotan dengan mencetak gol ketiga Barcelona dalam pertandingan yang berkesudahan 3-1.
Setelah Robert Lewandowski dan Dani Olmo mengancam kotak penalti Vissel Kobe, Dro terus berlari dan menemukan dirinya memiliki ruang luas di tepi kotak penalti saat bola jatuh kepadanya. Dia kemudian menunjukkan ketenangan dalam penyelesaiannya, mengangkat kepalanya di atas bola, dan dengan ahli melepaskan tendangan keras yang melewati Shota Arai.
Seusai pertandingan, Dro mengaku cukup gugup dengan debut pertamanya sebagai penggawa Barcelona. Pemain berdarah Filipina itu bahkan tidak menyangka bisa mencetak gol.
"Hansi mengatakan padaku untuk menikmati permainan, melakukan apa yang aku tahu tentang bola, dan menekan lawan saat tidak menguasai bola," ucap Dro.
"Semua orang mengucapkan selamat pada saya dan memberikan kebahagiaan kepada saya. Saya bahkan tidak percaya saat mencetak gol, bahkan tidak tahu cara merayakannya," tutur dia.
"Luar biasa, serius. Saya masuk dengan gugup, mencetak gol pertama dan berhasil. Sangat bahagia. Ini pertama kalinya (mencetak gol) bersama klub terbaik di dunia dan saya sangat gugup. Tapi saya bicara dengan Hansi, rekan setim, dan mereka menenangkan saya,” imbuh dia.
Sebelumnya, Dro mengawali karir sepak bolanya di Sekolah Sepak Bola Val Minor. Dia menghabiskan hampir sepuluh tahun di sana, belajar teknik dasar dan membangun karakter permainan yang kini memukau para pelatih Barcelona.
Salah satu pelatih pertamanya, Javi Roxo, mengingat jelas momen saat pertama kali melihat Dro kecil bermain. “Dia baru berusia empat tahun, dan sempat menangis karena takut. Tapi setelah itu, kami langsung tahu bahwa anak ini istimewa,” ujar Roxo.
Dro dikenal sebagai pemain yang teknikal, bisa bermain dengan kedua kakinya, memiliki visi luar biasa, dan berani mengambil inisiatif serangan dari lini tengah. Gaya bermainnya yang elegan dan penuh kreativitas membuat banyak orang menyandingkannya dengan Andres Iniesta atau Pedri.
Namun, para pelatih lamanya menilai bahwa Dro punya karakter unik yang membuatnya berbeda. Ia bukan hanya berbakat, tapi juga rendah hati, disiplin, dan sangat bertanggung jawab.
Luis Perez, pelatih yang pernah menangani Dro di level U-10 hingga U-12 mengatakan, “Dia tidak pernah puas dengan kesalahan sendiri. Bahkan terlalu keras pada dirinya sendiri,” terang dia.
Kombinasi antara bakat, kerja keras, dan mentalitas inilah yang membuat banyak pengamat percaya bahwa masa depan cerah menanti pemain muda ini. Tidak heran jika publik semakin ingin tahu siapa sebenarnya Dro.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
