
Vinicius Junior bersama Real Madrid. (Instagram @vinijr)
JawaPos.com-Lahir di Sao Gonzalo, Brasil, Vinicius Junior tumbuh di jalanan beton bukan di akademi sepak bola profesional. Pada usia 16, berhasil melakukan debut profesional.
Perjalanan karir Vinicius semakin gemilang dan menarik perhatian Real Madrid. Pada 2017, saat usia 17 tahun, dia sepakat tanda tangan kontrak bersama Real Madrid.
Selang setahun Vinicius resmi bergabung dengan biaya transfer sebesar 38 juta poundsterling. Awal di Real Madrid, karir Vinicius penuh dengan kritik dari banyak pihak yang menganggapnya sebagai produk belum jadi.
Vinicius tak patah arang dan tetap fokus pada bimbingan pelatih. Dia terus berkembang dan membungkam kritik tersebut.
Sejak saat itu posisi Vinicius sebagai pemain kunci di Real Madrid semakin kokoh. Dia dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen Liga Champions 2024 serta The Best FIFA Men's Player. Dilansir dari Kanal YouTube Kisah Kasih Sepak Bola (31/7).
Di balik kesuksesan, Vinicius masih tetap berjuang di lapangan hijau, bukan karena permainannya melainkan keberaniannya melawan rasisme. Dia sering mendapatkan ejekan rasis dari tribun penonton.
Dunia terbelah menjadi dua saat aksi rasis terjadi di dalam stadion, Vini menunjukkan emosinya di atas lapangan dan menangis. Momen tersebut sebagai pemicu bahwa rasisme tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun.
"Kami ingin menunjukkan bahwa Vini Jr. tidak sendirian. Kami menegaskan di Brasil tidak ada tempat untuk rasisme dan tidak akan ada lagi tempat untuk orang-orang seperti rasis," ujar Andre Alexandre, Presiden Black Movement, dikutip kanal YouTube Peche Football (23/5)
Keberanian Vini terhadap isu rasis membuat decak kagum yang melihatnya. Vini juga menunjukkan kepedulian sosial dengan mendirikan Instituto Vini Junior di Rio de Janeiro. Lembaga ini bertujuan membantu anak-anak kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan melalui teknologi dan olahraga.
Vinicius lebih dari sekadar pemain sepak bola, dirinya adalah contoh nyata dari seorang yang berani berjuang demi keberanian, harga diri, dan keadilan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
