
Hugo Ekitike dapat kartu merah usai selebrasi, Arne Slot marah karena striker muda itu absen di Premier League. (tntsports.co.uk)
JawaPos.com-Liverpool melaju di EFL Cup setelah menang 2-1 atas Southampton, Rabu (24/9). Namun kemenangan itu ternoda oleh kartu merah konyol Hugo Ekitike.
Striker berusia 23 tahun itu mendapat dua kartu kuning, salah satunya akibat melepas kaus saat merayakan gol. Akibat ulahnya, Ekitike dipastikan absen di laga Premier League melawan Crystal Palace.
Pelatih Liverpool, Arne Slot, tidak bisa menyembunyikan kekesalannya. Dia menyebut tindakan Ekitike bodoh dan menilai sang striker seharusnya lebih bisa mengendalikan diri. Situasi ini membuat persiapan The Reds di Liga Inggris jauh dari ideal.
Liverpool sempat unggul lebih dulu lewat gol Alexander Isak, striker anyar yang baru bergabung musim panas lalu. Southampton kemudian menyamakan kedudukan pada menit ke-76 melalui Shea Charles.
Drama terjadi pada menit ke-85. Federico Chiesa melakukan aksi ciamik di sisi kiri, sebelum mengirim umpan matang yang dituntaskan Ekitike dari jarak dekat. Skor 2-1 untuk The Reds.
Namun, selebrasi gol justru menjadi bumerang. Ekitike melepas kausnya, padahal sudah mengantongi kartu kuning karena protes keras kepada wasit di babak kedua. Wasit Thomas Bramall langsung mengeluarkan kartu kuning kedua yang berarti kartu merah.
Arne Slot dengan tegas menyalahkan tindakan Ekitike. “Saya pikir itu tindakan bodoh, bahkan kalaupun dia belum dapat kartu kuning. Cara dia merayakan gol sama sekali tidak masuk akal,” ujar Slot kepada Sky Sports.
Pelatih asal Belanda itu menambahkan bahwa gol tersebut lebih pantas dipuji karena assist Federico Chiesa ketimbang penyelesaian Ekitike.
“Kalau saya jadi dia, saya akan memeluk Chiesa. Karena gol itu lebih soal kerja keras Chiesa, bukan soal dirinya. Tapi itu mungkin saya yang old school,” imbuh Arne Slot.
Slot juga menilai kartu kuning pertama Ekitike sama-sama tidak perlu. “Dia harus bisa mengendalikan emosi. Menjadi nomor 9 memang sulit, tapi tidak berarti bisa protes berlebihan. Itu juga bodoh,” katanya.
Beberapa pemain Liverpool turut menyoroti sikap ceroboh Ekitike. Bek Andy Robertson menyebut aksi tersebut sebagai kesalahan besar.
“Kartu kuning pertama karena buang-buang bola, yang kedua karena buka baju. Sekarang dia absen di Premier League. Itu tindakan konyol, tapi dia masih muda dan akan belajar,” ujar Robertson.
Sementara Alexander Isak, pencetak gol pertama Liverpool, mencoba lebih bijak. “Saya yakin dia tidak sadar sudah dapat kartu kuning. Kadang dalam momen euforia gol, Anda lupa segalanya. Itu memang disayangkan,” ucap Isak.
Ekitike Minta Maaf
Usai laga, Ekitike langsung menuliskan permintaan maaf di media sosial. “Saya terlalu terbawa emosi saat mencetak gol. Maaf untuk seluruh keluarga besar Liverpool, rekan setim, dan suporter. Terima kasih sudah tetap mendukung,” tulis dia.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
