Senne Lammens. (AP Photo/Dave Thompson)
JawaPos.com – Senne Lammens mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dukungan dari penggemar Manchester United yang membandingkannya dengan kiper legendaris, Peter Schmeichel. Namun, ia menegaskan bahwa dirinya hanyalah 'Senne Lammens yang berusaha membantu tim'.
Lammens, yang baru saja bergabung dengan klub dari Royal Antwerp senilai EUR 20 juta, sukses membawa Setan Merah meraih clean sheet dalam debutnya saat mengalahkan Sunderland, sekaligus memulai serangkaian tiga kemenangan berturut-turut untuk timnya.
Pada pertandingan tersebut, penampilannya yang mengesankan membuat para pendukung di Old Trafford meneriakkan, "Apakah kamu Peter Schmeichel yang menyamar?" dengan penuh semangat. Lammens pun akhirnya berbicara mengenai dukungan luar biasa yang ia terima dari seluruh penggemar di Old Trafford, setelah menyaksikan tayangan ulang dari pertandingan itu.
"Saya tidak terlalu mendengarkannya (nyanyian) selama pertandingan, tetapi saya melihatnya setelahnya. Saya bukan (Peter) Schmeichel yang menyamar. Saya hanyalah Senne Lammens yang berusaha membantu tim," ungkap Lammens. Ia menambahkan, "Ini pujian yang luar biasa, tetapi Anda harus realistis. Dia (Schmeichel) adalah salah satu kiper terbaik yang pernah ada. Saya harus membuktikan lebih banyak hal agar bisa sekelas dengannya."
Kiper asal Belgia ini absen dalam tiga pertandingan awal United, di mana rekannya, Altay Bayindir, menjadi penjaga gawang utama saat tim meraih kemenangan tipis atas Chelsea dan mengalami dua kekalahan dari Manchester City dan Brentford. Lammens merasa bahwa pelatih Ruben Amorim telah membuat keputusan yang tepat dengan memberinya waktu untuk beradaptasi dengan United dan kehidupan di Liga Inggris.
"Sebelumnya tidak ada yang mengatakan bahwa ada rencana yang ketat. Selalu, 'penjaga gawang terbaik akan bermain.' Namun pada awalnya, saya memang mengalami sedikit kesulitan dalam latihan," jelasnya. "Manajer melihat itu dan memberi saya sedikit waktu untuk beradaptasi. Pertandingan pertama yang saya mainkan adalah kesempatan yang sempurna bagi saya. Sejak saat itu semuanya berjalan dengan baik. Saya tidak bisa membayangkan awal yang lebih baik lagi."
Lammens juga menyatakan bahwa dukungan dari duo bek tengah berpengalaman, Harry Maguire dan Matthijs de Ligt, sangat membantunya dalam menetapkan ekspektasi dan meraih clean sheet pertama untuk Setan Merah di musim ini. "Mereka (Maguire dan de Ligt) bilang saya tidak perlu menjadi penjaga gawang yang paling hebat atau istimewa, cukup hadir di momen-momen penting untuk memberi kepercayaan kepada tim," ujar Lammens.
"Itu membuat mereka lebih rileks karena tahu ada seseorang di belakang mereka yang bisa membantu mereka. Salah satu kunci seorang penjaga gawang adalah membantu pertahanan dengan komunikasi. Saya bangga bisa bersikap tenang dan kalem. Namun, ketika dibutuhkan, saya bisa bersikap kasar atau membentak rekan satu tim. Memiliki kedua karakteristik itu bagus," tutup penjaga gawang yang memiliki tinggi 193 cm tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Prediksi Skor Kosta Rika vs Haiti di CONCACAF: Les Grenadiers Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Israel: The Green Army Diunggulkan Menang
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Deltras FC vs Persiba: Leonard Tupamahu Hafal Gaya Main Tamu
Prediksi Skor Siprus vs Latvia di Liga Nations UEFA: I Galanolefki Menang Tipis di Neo GSP
Prediksi Susunan Pemain Yunani vs Jerman: Klopp Butuh Sentuhan Wirtz
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022