Real Madrid Dapat Banyak Penalti, Tapi Masih Bingung Pilih Eksekutor Utama
JawaPos.com - Ketika Vinicius Jr. gagal mengeksekusi penalti pada menit ke-43 dalam laga melawan Valencia, ekspresi Xabi Alonso langsung berubah muram.
Pemain Brasil itu diketahui menunjuk dirinya sendiri sebagai eksekutor penalti dengan restu dari Kylian Mbappé, yang sejatinya merupakan penendang utama pilihan pertama.
Kesepakatannya sederhana: Mbappé tetap menjadi algojo utama, namun ia bersedia menyerahkan penalti berikutnya jika ada lebih dari satu kesempatan dalam satu pertandingan.
Sejauh ini, aturan tak tertulis itu berjalan baik, setidaknya sampai kegagalan Vinicius di Mestalla kemarin.
Masalahnya, kesepakatan tersebut tidak datang dengan persetujuan Xabi Alonso, melainkan dari kesepakatan pribadi di ruang ganti. Hal itu menimbulkan tanda tanya besar di internal Real Madrid.
Banyak Penalti, Tapi Tidak Ada Kepemimpinan
Melansir Mundo Deportivo, Los Blancos tercatat sudah mendapatkan sembilan penalti musim ini—enam di La Liga dan tiga di Liga Champions.
Namun setiap kali wasit menunjuk titik putih, bukan hanya lawan yang merasa gugup. Pemain-pemain Madrid sendiri tampak tidak sepenuhnya yakin siapa yang akan mengambil bola dan menendangnya.
Setelah kegagalan Vinicius di laga kontra Valencia, Real Madrid kini menorehkan dua kegagalan penalti beruntun dalam dua pekan terakhir.
Sebelumnya, Mbappé juga gagal mencetak gol di El Clásico setelah tendangannya ditepis dengan brilian oleh Wojciech Szczęsny.
Kegagalan ini membuat publik dan media mulai mempertanyakan peran serta kepemimpinan Xabi Alonso dalam menentukan eksekutor resmi penalti di skuadnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
