Steve Clarke (Photo by Craig Foy / SNS Group/Scottish FA)
JawaPos.com - Steve Clarke mengatakan pemain Skotlandia asuhannya sudah menjadi "legenda" menjelang pertandingan kualifikasi penentuan pemenang melawan Denmark pada Rabu (19/11) pukul 02.45 WIB.
Skotlandia, yang kalah 3-2 dari Yunani pada pertandingan terakhir, saat ini berada di posisi kedua di Grup C, satu poin di belakang Denmark selaku pemuncak klasemen, dengan pertandingan mereka di Hampden Park yang sangat menentukan.
Denmark perlu menghindari kekalahan dan berhasil melakukannya dalam 69,8% dari 10.000 simulasi pra-pertandingan superkomputer Opta (peluang menang 44,9%, seri 24,9%). Peluang Skotlandia untuk meraih tiga poin dan memuncaki grup adalah 30,2%.
Sejarah tampaknya berpihak pada Skotlandia, hanya kalah satu kali dari lima pertandingan terakhir melawan Denmark (M3 S1). Sebelumnya, mereka pernah kalah lima kali berturut-turut melawan Denmark, antara tahun 1986 sampai 2004.
Dan Tartan Army telah memenangi 10 dari 14 pertandingan kualifikasi Piala Dunia kandang terakhir mereka (S3 K1), termasuk enam dari tujuh pertandingan terakhir mereka.
Kedua tim bermain imbang 0-0 pada pertandingan sebelumnya, tetapi Clarke yakin timnya bisa meraih kemenangan yang mereka butuhkan untuk mencapai Piala Dunia pertama mereka sejak 1998.
"Saat pengundian dilakukan, kami selalu berpikir bahwa jika kami bisa lolos ke pertandingan final di Hampden, itu akan menjadi sebuah pencapaian karena kami harus finis di atas peringkat unggulan kami," kata Clarke.
"Kami sudah melakukannya. Kami diundi sebagai tim pot tiga. Kami sudah berada di posisi kedua. Kami ingin melangkah lebih jauh dan finis di puncak grup."
"Jika kita melihat apa yang telah kita capai selama enam setengah tahun terakhir, banyak dari pemain ini sudah menjadi 'legenda', tetapi mereka sudah berada di peringkat yang sangat, sangat tinggi dalam pencapaian kita sebagai sebuah negara."
Denmark mungkin kalah tujuh dari sembilan laga tandangnya melawan Skotlandia (M2), tetapi mereka telah memenangi 10 dari 11 laga tandang kualifikasi Piala Dunia terakhirnya, memenangkan tujuh di antaranya tanpa kebobolan satu gol pun.
Siapa pun yang menempati posisi kedua di Grup C akan menghadapi babak play-off pada bulan Maret, dengan 12 negara bersaing untuk memperebutkan empat tempat.
Untuk Piala Dunia 2022, Skotlandia finis sebagai runner-up di bawah Denmark di grup kualifikasi mereka sebelum kalah dari Ukraina di semifinal play-off mereka.
"Para pemain memahami betapa pentingnya pertandingan ini, tetapi mereka hanya perlu mempersiapkan diri untuk pertandingan sepak bola dan memastikan mereka fokus pada bagaimana kami ingin bermain dan apa yang mungkin dilakukan Denmark," kata Clarke.
"Jika mereka bermain sebaik mungkin, maka saya yakin mereka cukup bagus untuk mendapatkan hasil yang kita butuhkan."
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022