Pelatih Feyenoord, Robin van Persie. (Dok. Feyenoord)
JawaPos.com - Pelatih Feyenoord Robin van Persie melontarkan kritik terbuka kepada striker Ayase Ueda usai timnya kalah 0-2 dari Ajax Amsterdam di Stadion Amsterdam Arena, Minggu (14/12/2025).
Gol Ajax dicetak Davy Klaasen pada menit ke-13 dan Jorthy Mokio pada menit ke-90+4. Meski hasil akhir tidak berpihak, Van Persie menilai Feyenoord tampil lebih dominan sepanjang pertandingan.
Pernyataan itu disampaikan Van Persie dalam wawancara yang dikutip dari media Belanda, NOS.nl.
Dalam laga sarat gengsi tersebut, Feyenoord memang menguasai jalannya permainan.
Mereka unggul dalam penguasaan bola, intens menekan, dan beberapa kali menciptakan peluang berbahaya. Namun, dominasi itu gagal dikonversi menjadi gol. Ajax justru tampil lebih efektif dengan strategi bertahan rapat dan mengandalkan serangan balik.
Van Persie menyebut kegagalan memanfaatkan peluang sebagai momen krusial yang menentukan hasil pertandingan.
Ia secara khusus menyoroti peluang emas yang didapat Ayase Ueda, tetapi tidak berujung gol. Menurutnya, situasi tersebut seharusnya bisa mengubah jalannya laga.
“Kami lebih dominan. Jika melihat bagaimana kami bermain, seberapa cepat kami merebut bola kembali, saya tidak bisa menyalahkan para pemain secara keseluruhan,” ujar Van Persie seperti dikutip dari NOS.nl.
Ia menambahkan bahwa pendekatan Ajax dengan low block dan serangan balik memang sah, tetapi Feyenoord seharusnya bisa lebih klinis.
Sorotan Van Persie terhadap Ueda cukup tajam. Pelatih berusia 42 tahun itu mengaku heran dengan performa sang striker asal Jepang tersebut. Ia membandingkan ketajaman Ueda saat membela tim nasional dengan performanya di laga penting melawan Ajax.
“Dia bisa mencetak gol melawan Brasil dan Paraguay. Jadi kenapa tidak bisa melakukannya saat melawan Ajax?” kata Van Persie.
Pernyataan ini menunjukkan ekspektasi tinggi yang ia pasang kepada Ueda, terutama dalam pertandingan besar seperti De Klassieker.
Kekalahan ini menjadi pukulan bagi Feyenoord yang tengah bersaing di papan atas Eredivisie.
Meski demikian, Van Persie menegaskan bahwa performa tim secara keseluruhan masih berada di jalur yang ia inginkan. Evaluasi, menurutnya, lebih difokuskan pada penyelesaian akhir dan ketenangan di momen-momen penting.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
