Pemain Arsenal Martin Zubimendi (kedua dari kanan) berselebrasi setelah berhasil mencetak gol ke gawang Nottingham Forest. (X/Arsenal)
JawaPos.com - Martín Zubimendi akhirnya buka suara soal rumor yang ramai beredar di Spanyol. Gelandang Arsenal itu disebut-sebut sebagai 'kepingan terakhir' yang dibutuhkan Real Madrid untuk menyempurnakan lini tengah mereka. Namun, Zubimendi dengan tegas membantah anggapan tersebut.
Pemain berusia 27 tahun itu baru bergabung dengan Arsenal pada Juli lalu lewat transfer bernilai EUR 70 juta dari Real Sociedad.
Kepindahannya ke London Utara sempat diiringi spekulasi bahwa Real Madrid, di bawah pelatih saat itu Xabi Alonso, melihat Zubimendi sebagai sosok ideal pengganti Luka Modric yang telah pergi.
Melansir ESPN, saat ditanya langsung mengenai anggapan bahwa dirinya adalah pemain yang dibutuhkan Madrid, Zubimendi memberikan jawaban lugas.
“Saya rasa tidak. Real Madrid memiliki lebih dari cukup pemain untuk berprestasi, jadi tidak.”
Fokus Zubimendi saat ini jelas tertuju pada Arsenal. Ia tampil penuh selama 90 menit ketika The Gunners menyingkirkan Chelsea dan melaju ke final Piala Carabao. Meski demikian, ia menegaskan bahwa perjalanan Arsenal musim ini masih jauh dari selesai.
“Kami telah mengambil langkah pertama, tetapi kami menyadari bahwa ada tiga bulan yang sangat penting di depan,” ujar Zubimendi.
Arsenal sendiri sedang berada dalam posisi yang sangat menjanjikan. Mereka memimpin klasemen Premier League dengan keunggulan enam poin dari Manchester City dan lolos ke babak 16 besar Liga Champions sebagai satu-satunya tim yang menyapu bersih seluruh pertandingan fase grup.
Namun bagi Zubimendi, semua itu belum berarti apa-apa tanpa trofi.
“Ini tentang memenangkannya. Klasemennya bagus, tapi kita akan lihat siapa yang menang.”
Secara individu, Zubimendi menikmati adaptasi yang mulus di Premier League. Ia telah mencatatkan lima gol dan tiga assist dari 33 penampilan bersama Arsenal, kontribusi yang membuatnya cepat menjadi figur penting di lini tengah.
“Ketika Anda merasa penting dan Anda sedang bermain, itu benar-benar menenangkan,” katanya.
Meski demikian, ia juga menyoroti kerasnya kompetisi di Inggris.
“Memang benar saya telah beradaptasi dengan baik di liga ini, tetapi saya menyadari bahwa pertandingan-pertandingan sangat menuntut, semua orang memberi tekanan kepada saya, dan levelnya sangat tinggi.”

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
