
Pau Cubarsi saat Barcelona imbang lawan Newcastle United. (Dok. Barcelona)
JawaPos.com–Pau Cubarsi menilai lini belakang Barcelona bermain sangat baik saat menahan imbang Newcastle United di leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Laga yang berakhir dengan skor 1-1 tersebut dimainkan di St. James Park, Rabu (11/3).
Bek berusia 19 tahun tersebut mengatakan, Barcelona telah menampilkan permainan yang hebat menghadapi Newcastle United di liga champions. Apalagi, menurut Pau Cubarsi lini belakang juga mampu bermain dengan baik.
”Barcelona memainkan pertandingan yang hebat. Terutama di lini pertahanan. Kami tahu datang ke kendang Newcastle United akan sulit, lapangan sempit, dan kami harus sangat waspada,” ucap Pau Cubarsi yang dikutip dari Mundo Deportivo, Rabu (11/3).
Sementara lini depan, Pau Cubarsi mengakui bahwa Barcelona bermain buruk di sektor tersebut. Bek Timnas Spanyol tersebut ingin Barcelona bermain lebih baik di lini tengah agar bisa memenangkan laga.
”Kami kurang bagus di lini depan. Terkadang Anda harus bertahan atau mempertahankan blok lini tengah untuk mendapatkan hasil yang baik," ujar Pau Cubarsi.
Setelah tertinggal dari Newcastle United berkat gol yang dicetak Harvey Barnes, Barcelona mampu menyamakan kedudukan lewat tendangan penalti Lamine Yamal usai Dani Olmo dilanggar di kotak penalti. Bagi Cubarsi, kehadiran Dani Olmo sangat menguntungkan untuk Barcelona.
Baca Juga: La Masia Bangkit Lagi: Krisis Finansial Barcelona Justru Lahirkan Generasi Muda Menjanjikan
”Kami memiliki pemain-pemain yang mampu mengubah jalannya pertandingan di lini depan yang dapat menimbulkan masalah kapan saja. Dani Olmo masuk dan melakukan apa yang harus dia lakukan,” beber Pau Cubarsi.
Kelelahan menjadi salah satu faktor yang membuat Barcelona mendapatkan hasil imbang. Namun untuk leg kedua pada 19 Maret, Pau Cubarsi memastikan Barcelona akan bermain lebih baik.
”Kami telah menjalani beberapa minggu yang sangat melelahkan. Kami sedikit lelah. Kami harus tahu kapan harus menekan dan kapan tidak, karena kami tidak bisa melakukannya selama 90 menit penuh. Ini adalah tim yang sangat mengandalkan fisik. Kami harus mendapatkan hasil yang bagus. Di kandang, kami akan mengerahkan semua kemampuan,” terang Pau Cubarsi.

Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Analisis Prediksi Bursa Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026: Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Usai Timnas Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026, Gary Neville dan Roy Keane Saling Adu Pendapat
Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
