
Raphinha merobek jersey akibat frustrasi di laga versus Newcastle. (Istimewa)
JawaPos.com - Malam di St James’ Park tampaknya meninggalkan rasa frustrasi mendalam bagi Raphinha. Winger Barcelona itu terlihat meluapkan emosinya setelah pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions melawan Newcastle United berakhir imbang 1-1.
Pertandingan tersebut memang tidak berjalan mudah bagi Barcelona. Tim asuhan Hansi Flick harus bekerja keras untuk menghindari kekalahan, sebelum akhirnya gol telat Lamine Yamal menyelamatkan mereka dari hasil yang lebih buruk.
Bagi Raphinha, hasil tersebut terasa semakin pahit. Meski telah pulih dari cedera, pemain tim nasional Brasil itu masih belum mampu menemukan performa terbaiknya seperti musim lalu.
Pada musim sebelumnya, Raphinha tampil luar biasa dan bahkan dinobatkan sebagai Pemain Terbaik La Liga. Namun musim ini ceritanya berbeda. Konsistensi yang dulu menjadi kekuatannya kini belum kembali sepenuhnya.
Melansir DAZN Futbol, rasa frustrasi itu terlihat jelas setelah peluit akhir dibunyikan. Di tengah kekecewaan atas hasil pertandingan, Raphinha tampak merobek jerseynya sendiri di pinggir lapangan.
Baca Juga:Gol Penalti Kai Havertz di Menit Akhir Selamatkan Arsenal dari Kekalahan Kontra Bayer Leverkusen
Aksi tersebut mencerminkan betapa besar tekanan yang sedang dirasakan pemain berusia 29 tahun tersebut.
Saat ini, Raphinha sedang mengalami masa paceklik gol yang cukup jarang terjadi dalam kariernya. Ia sudah melewati enam pertandingan bersama Barcelona tanpa mencetak gol.
Masalah di lini depan Barcelona sebenarnya tidak hanya dialami oleh Raphinha. Beberapa penyerang utama klub juga tengah mengalami kesulitan serupa.
Robert Lewandowski, yang biasanya menjadi mesin gol tim, juga sedang tidak dalam performa terbaiknya. Striker asal Polandia itu hanya mencetak dua gol dalam sembilan pertandingan terakhirnya di semua kompetisi.
Baca Juga:Lampu Hijau Trump untuk Iran di Piala Dunia 2026! Gianni Infantino Pasang Badan Jamin Keselamatan
Sementara itu, Ferran Torres juga mengalami masa sulit. Penyerang asal Spanyol tersebut baru mencetak satu gol dalam 12 pertandingan terakhirnya.
Situasi ini tentu menjadi perhatian serius bagi Hansi Flick, terutama karena Barcelona kini memasuki fase krusial musim. Dengan jadwal yang semakin padat dan pertandingan penting yang terus berdatangan, ketajaman lini depan akan sangat menentukan nasib mereka di berbagai kompetisi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022