
Arsenal lolos dari kekalahan setelah penalti Kai Havertz menyelamatkan The Gunners dari kekalahan kontra Bayer Leverkusen. (Istimewa)
JawaPos.com - Arsenal nyaris menelan kekalahan pertama mereka di Liga Champions musim ini saat bertandang ke markas Bayer Leverkusen pada leg pertama babak 16 besar. Namun, gol penalti Kai Havertz di menit ke-89 memastikan The Gunners pulang dengan hasil imbang 1-1.
Menariknya, gol penyelamat itu datang dari mantan pemain Leverkusen sendiri. Havertz dengan tenang mengeksekusi penalti di penghujung laga, menggagalkan kemenangan tim tuan rumah sekaligus menjaga peluang Arsenal tetap terbuka menjelang leg kedua di Emirates Stadium.
Padahal, Arsenal sempat memulai pertandingan dengan cukup menjanjikan. Tim asuhan Mikel Arteta terlihat percaya diri menguasai permainan di awal laga. Sayangnya, dominasi tersebut tidak berbuah peluang berbahaya yang konsisten.
Momen paling dekat dengan gol di babak pertama justru datang dari Gabriel Martinelli. Winger asal Brasil itu melepaskan tembakan keras yang hanya mampu membentur mistar gawang Leverkusen. Selain peluang tersebut, pertandingan berjalan relatif datar dengan sedikit momen berbahaya.
Memasuki babak kedua, Leverkusen langsung memberikan kejutan. Robert Andrich mencetak gol melalui sundulan tanpa pengawalan setelah memanfaatkan situasi sepak pojok. Gol tersebut membuat tuan rumah unggul dan memaksa Arsenal mengejar ketertinggalan.
Baca Juga:Arsenal Tahan Imbang Bayer Leverkusen, Noni Madueke Tak Sabar Jalani Leg Kedua di Emirates Stadium
Ironisnya, Andrich sendiri sebenarnya nyaris diusir keluar lapangan pada awal pertandingan setelah melakukan dua pelanggaran keras terhadap Viktor Gyökeres. Namun ia tetap bertahan di lapangan dan justru menjadi pencetak gol pembuka.
Setelah unggul, Leverkusen semakin nyaman bertahan. Lini belakang mereka yang sudah solid semakin rapat, membuat Arsenal kesulitan menemukan ruang di sepertiga akhir lapangan.
Malam itu jelas bukan penampilan menyerang terbaik Arsenal. Tim London Utara tersebut hanya mampu melepaskan enam tembakan sepanjang pertandingan. Kreativitas di lini depan juga terasa minim, meskipun mereka datang sebagai favorit.
Ketika kekalahan tampak semakin dekat, perubahan yang dilakukan Arteta akhirnya membuahkan hasil. Noni Madueke yang masuk sebagai pemain pengganti berhasil memaksa pelanggaran di kotak penalti dan menghadiahkan tendangan penalti untuk timnya.
Havertz yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna. Gol di menit ke-89 itu memastikan Arsenal menghindari kekalahan sekaligus menjaga asa mereka sebelum leg kedua dimainkan di London.
Meski hasil imbang terasa seperti penyelamatan di menit akhir, pertandingan ini juga memperlihatkan satu masalah yang masih menghantui Arsenal: kesulitan menciptakan peluang dari permainan terbuka ketika menghadapi tim besar.
Melansir Sports Illustrated, berikut ini peringkat pemain Arsenal dalam laga kontra Bayern Leverkusen.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
