
Marcelo Bielsa bangun filosofi sepak bola dan sistem pembinaan hebat untuk sepak bola modern. (Istiimewa)
JawaPos.com–Bagi pecinta sepak bola, Marcelo Bielsa tentu bukan sosok asing. Dia dikenal sebagai guru dari pelatih top dunia seperti Pep Guardiola dan Mauricio Pochettino.
Namun, tak banyak yang tahu bahwa jauh sebelum dikenal luas di Eropa, Marcelo Bielsa pernah meninggalkan jejak penting di Meksiko bersama klub Atlas FC. Kisah ini bermula pada 1993, ketika Bielsa datang ke Atlas atas rekomendasi legenda Argentina, Cesar Luis Menotti.
Saat itu, Menotti tengah berpengaruh besar dalam sepak bola Meksiko. Marcelo Bielsa yang masih melatih Newell's Old Boys tidak langsung menerima tawaran untuk menjadi pelatih tim utama. Dia justru mengajukan syarat yang tak biasa.
Dalam musim pertamanya, Bielsa hanya ingin menangani akademi. Keputusan ini bukan tanpa alasan. Dia datang bukan untuk hasil instan, melainkan membangun fondasi jangka panjang.
Baginya, filosofi permainan harus ditanamkan dari level paling bawah agar menjadi bahasa bersama di seluruh struktur klub. Langkah tersebut terbukti visioner. Bielsa mulai merombak sistem pembinaan Atlas secara menyeluruh.
Dia membangun jaringan scouting besar-besaran, menjaring ribuan talenta muda dari berbagai wilayah. Dari sistem inilah kemudian lahir pemain-pemain yang menjadi tulang punggung sepak bola Meksiko, termasuk Rafael Marquez dan Oswaldo Sanchez.
Tak hanya itu, Bielsa juga merevolusi metode latihan. Dia memperkenalkan sesi latihan yang lebih singkat namun dengan intensitas tinggi.
Latihan dibagi ke dalam kelompok kecil atau micro-sessions, dengan pendekatan yang sangat spesifik terhadap peran pemain di lapangan. Rondo, yang biasanya hanya latihan penguasaan bola, diubah menjadi alat untuk membangun progresi serangan secara vertikal.
Pendekatan ini terdengar modern, bahkan untuk standar sepak bola saat ini. Namun Bielsa sudah menerapkannya sejak awal 1990-an.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
