
Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa. (Dok. Real Madrid)
JawaPos.com–Real Madrid tampil meyakinkan saat menyingkirkan Manchester City di babak 16 besar Liga Champions dengan agregat telak 5-1. Namun di balik kemenangan besar itu, Alvaro Arbeloa justru memilih meredam pujian yang mengarah kepadanya.
Pelatih Los Blancos tersebut menegaskan bahwa keberhasilan Real Madrid bukan soal strategi brilian semata, melainkan hasil dari kerja kolektif para pemain di lapangan. Melansir Football Espana, dalam laga leg kedua yang berakhir 2-1, Arbeloa menilai pertandingan berjalan sesuai prediksi, terutama dari sisi tekanan tinggi yang diberikan Manchester City sejak awal.
”Mereka bermain seperti yang kami perkirakan. Menekan tinggi, mempersulit keadaan. Kami kurang sabar dalam menguasai bola, tapi itu mudah diucapkan dan jauh lebih sulit dilakukan. Dan setelah penalti, semuanya berubah,” tutur Alvaro Arbeloa.
Dia juga menekankan pentingnya aspek mental dan kebersamaan tim sebagai kunci utama kemenangan.
”Yang terpenting adalah kita belajar bagaimana memenangkan setiap pertandingan: komitmen, pengorbanan, dan keterampilan. Dan, yang paling utama, dengan menjadi sebuah tim. Mentalitas kolektif,” ungkap Alvaro Arbeloa.
Di bawah kepemimpinannya, performa Real Madrid memang mulai menunjukkan peningkatan. Empat kemenangan beruntun menjadi sinyal positif. Namun lagi-lagi, Arbeloa enggan mengambil kredit atas perubahan tersebut.
”Tidak. Para pemainlah yang membalikkan keadaan, dengan usaha dan keterampilan mereka. Kami menghadapi tim yang hebat; sangat sedikit orang yang mengira kami akan memenangkan kedua pertandingan. Terima kasih kepada para pemain atas usaha mereka,” ujar Alvaro Arbeloa.
Dia menegaskan, pendekatan yang diterapkan sebenarnya tidak banyak berubah, hanya menekankan kerja keras dan kekompakan tim. Hal itu tidak ada bedanya dengan dua bulan terakhir, bekerja keras dan berusaha membuat pemain nyaman di lapangan.
”Semua orang bekerja sama, yang menurut saya telah mereka lakukan. Kami telah memberikan dukungan. Dan bakat yang mereka miliki memang ada. Itu sangat penting. Mereka semua telah memahaminya dengan baik. Ini adalah kemenangan besar. Ini akan terus berlanjut, tetapi kemunduran berikutnya akan membawa kembali keraguan di luar lapangan,” ucap Alvaro Arbeloa.
Meski banyak pihak menilai Arbeloa sukses mengakali Pep Guardiola, dia tetap menolak klaim tersebut dan menunjukkan rasa hormatnya kepada pelatih asal Spanyol itu.
”Saya tidak akan berani berpikir saya bisa mengalahkan seseorang seperti Pep dalam hal apa pun. Kami menang karena kerja keras para pemain; mereka mengerti apa yang kami inginkan dari mereka. Anda menganalisis lawan dan melihat bagaimana cara menyakiti mereka,” papar Alvaro Arbeloa.
”Saya harap ini memperkuat kami sebagai sebuah tim. Para pemain pantas mendapatkan pengakuan. Kami memiliki banyak pemain yang absen, dan kami menjadi tim yang hebat, sebuah keluarga. Itulah kunci dari tim ini,” imbuh dia.
