
Kiper Inter Milan Samir Handanovic. (Istimewa)
JawaPos.com–Samir Handanovic mungkin tidak selalu muncul dalam daftar kiper paling atraktif di dunia. Namun bagi penggemar Inter Milan, sosoknya adalah definisi dari konsistensi dan ketenangan di bawah mistar.
Sepanjang karirnya, Handanovic dikenal sebagai penjaga gawang dengan pendekatan klasik yang dipadukan dengan atletisme modern. Dia bukan tipe kiper yang gemar melakukan aksi-aksi teatrikal.
Sebaliknya, kekuatannya justru terletak pada efisiensi gerakan dan penempatan posisi yang hampir selalu tepat. Hal inilah yang membuat penyelamatan sulit sering kali terlihat sederhana di tangannya.
Dengan refleks yang tajam, jangkauan luas berkat postur 1,93 meter, serta kemampuan membaca arah bola, Handanovic mampu menjangkau sudut-sudut yang tampak mustahil bagi banyak kiper lain. Gaya bermainnya mengingatkan pada filosofi minimum effort, maximum result.
Dia jarang terlihat panik, bahkan dalam tekanan tinggi. Dalam situasi satu lawan satu, misalnya, Handanovic lebih mengandalkan positioning ketimbang spekulasi gerakan. Pendekatan ini membuatnya menjadi salah satu kiper paling efektif di Serie A selama lebih dari satu dekade.
Perannya di Inter tidak sekadar sebagai penjaga gawang, tetapi juga simbol stabilitas. Dalam periode ketika performa klub naik turun, Handanovic tetap menjadi tembok terakhir yang bisa diandalkan.
Dia kerap menjadi penyelamat tim dari hasil buruk, menjaga Inter tetap kompetitif di tengah masa sulit. Analoginya mungkin sederhana seperti Batman yang menjaga Kota Gotham tanpa banyak sorotan, Handanovic menjalankan tugasnya dengan senyap namun krusial.
Dia mungkin tidak selalu mendapat pujian sebesar pemain outfield, tetapi dampaknya sangat nyata. Kini, setelah resmi pensiun pada 2023, warisan Handanovic tetap terasa.
Dia meninggalkan jejak sebagai salah satu kiper terbaik yang pernah dimiliki Inter Milan. Bukan karena gaya yang mencolok, melainkan karena keandalan yang nyaris tak tergoyahkan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Duel Ketat, Tim Tamu Berpeluang Menang
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022