Logo JawaPos
Author avatar - Image
22 Maret 2026, 02.35 WIB

Cerita James Milner: Jurgen Klopp, Comeback Lawan Barcelona, dan Evolusi Sepak Bola

Gelandang veteran James Milner. (Istimewa) - Image

Gelandang veteran James Milner. (Istimewa)

 

JawaPos.com–Gelandang veteran James Milner kembali jadi sorotan setelah membagikan cerita panjang tentang karirnya yang sudah melintasi lebih dari dua dekade di level tertinggi.

Dalam wawancara terbaru, pemain Brighton & Hove Albion itu berbicara terbuka soal momen penting, sosok pelatih terbaik, hingga perubahan besar di sepak bola modern. James Milner yang kini berusia 40 tahun baru saja mencatat rekor sebagai pemain dengan penampilan terbanyak di Premier League.

Namun, bagi James Milner, angka bukan hal utama. Dia menegaskan bahwa motivasinya tetap sama sejak awal karier: membantu tim dan terus berkontribusi di lapangan.

”Saya tidak pernah bermain hanya untuk mengejar rekor. Fokus saya selalu ke tim,” ujar James Milner dikutip dari bbc.com.

Karir Milner dimulai dari Leeds United, klub masa kecil yang juga menjadi titik awal mimpinya. Dia melakukan debut di usia sangat muda dan langsung mencuri perhatian.

Bahkan, dia sempat mencatat rekor sebagai pencetak gol termuda di Premier League pada masanya. Seiring waktu, Milner berkembang menjadi pemain serbabisa dan memperkuat sejumlah klub besar.

Dia menjadi bagian penting dari era sukses Manchester City dan Liverpool, dengan koleksi trofi bergengsi termasuk Liga Champions dan gelar liga domestik.

Saat diminta menyebut pelatih terbaik dalam karirnya, Milner tanpa ragu menunjuk Jurgen Klopp. Menurut dia, Klopp bukan hanya jenius secara taktik, tetapi juga punya pendekatan personal yang kuat dengan pemain.

”Dia tahu kapan harus tegas dan kapan memberi dukungan. Itu yang membuatnya spesial,” ungkap Milner.

Dari sekian banyak pertandingan yang dijalani, satu momen yang paling berkesan baginya adalah comeback dramatis Liverpool melawan FC Barcelona di semifinal Liga Champions. Kekalahan di leg pertama berhasil dibalik menjadi kemenangan 4-0 yang dikenang sebagai salah satu malam terbaik dalam sejarah klub.

Namun perjalanan panjang itu juga diwarnai masa sulit. Cedera lutut yang dialaminya musim lalu membuatnya harus menepi selama berbulan-bulan.

Bahkan, dia sempat kesulitan mengangkat kaki, kondisi yang membuat banyak orang meragukan bisa kembali bermain. Milner justru menjadikan situasi tersebut sebagai motivasi. Ia bekerja keras hingga akhirnya bisa kembali merumput musim ini.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore