Logo JawaPos
Author avatar - Image
23 Maret 2026, 23.04 WIB

Bolivia Rilis Skuad Play-off Piala Dunia 2026, Targetkan Lolos Lewati Suriname dan Irak

Timnas Bolivia. - Image

Timnas Bolivia.

JawaPos.com - Timnas Bolivia resmi mengumumkan daftar pemain yang akan tampil di babak play-off interkontinental menuju Piala Dunia 2026.

Dalam daftar tersebut, pelatih Óscar Villegas memanggil kombinasi pemain senior dan talenta muda untuk menghadapi dua laga krusial melawan Suriname dan Irak.

Bolivia dijadwalkan bertemu Suriname pada 27 Maret 2026. Jika berhasil meraih kemenangan, mereka akan melanjutkan perjuangan ke laga final play-off menghadapi Irak pada 30 Maret 2026. Dua pertandingan ini menjadi penentu langkah Bolivia untuk mengamankan satu tiket terakhir ke putaran final Piala Dunia 2026.

Di sektor penjaga gawang, nama berpengalaman seperti Carlos Lampe tetap menjadi andalan utama. Kiper berusia 39 tahun itu akan didampingi Guillermo Viscarra serta pemain muda Geronimo Govea.

Pengalaman Lampe di level internasional diharapkan mampu memberikan stabilitas di lini belakang.

Pada lini pertahanan, Bolivia membawa cukup banyak opsi. Kapten tim Luis Haquín akan menjadi pemimpin di lini belakang.

Ia akan didukung sejumlah pemain seperti Diego Arroyo dan Efrain Morales yang memiliki pengalaman bermain di luar negeri.

Kehadiran pemain muda seperti Marcelo Torrez juga memberi warna baru dalam komposisi tim.
Sektor gelandang diisi oleh kombinasi pemain kreatif dan pekerja keras.

Nama-nama seperti Ramiro Vaca dan Gabriel Villamíl diharapkan mampu menjadi motor permainan.

Selain itu, talenta muda seperti Miguel Terceros juga berpeluang memberikan kejutan dengan energi dan kreativitasnya.

Di lini depan, Bolivia mengandalkan beberapa penyerang yang cukup produktif di level klub. Víctor Ábrego menjadi salah satu opsi utama, bersama pemain muda potensial seperti Enzo Monteiro dan Moisés Paniagua.

Kombinasi ini diharapkan mampu memberikan variasi serangan dan meningkatkan efektivitas penyelesaian akhir.

Pelatih Óscar Villegas tampak menaruh kepercayaan besar pada keseimbangan antara pengalaman dan regenerasi pemain. Strategi ini dinilai penting mengingat tekanan tinggi di laga play-off yang hanya berlangsung dalam sistem gugur.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore