
Marko Arnautovic. (Istimewa)
JawaPos.com–Nama Marko Arnautovic selalu punya cerita menarik dalam perjalanan karirnya. Dikenal sebagai bad boy dari Austria saat muda, Arnautovic justru sempat menjadi bagian dari skuad Inter Milan yang meraih treble bersejarah pada 2010.
Arnautovic datang ke Italia di usia 18 tahun, saat Inter Milan masih dilatih Jose Mourinho. Kepercayaan dirinya sudah terlihat sejak awal.
Dalam pertemuan pertama, dia dengan santai mengklaim dirinya lebih baik dibanding Zlatan Ibrahimovic, Hernan Crespo, hingga Adriano. Mourinho hanya menanggapi dengan tawa, seolah tahu sedang berhadapan dengan talenta besar yang belum matang.
Namun, bakat Arnautovic kerap dibayangi sikapnya. Selama di Inter, dia dikenal sering datang terlambat, baik untuk latihan maupun pertemuan tim.
Salah satu kisah paling diingat terjadi saat tim berada di Abu Dhabi. Dalam satu hari, Arnautovic terlambat untuk latihan, meeting, bahkan pertandingan.
Menariknya, dia mencoba menebus kesalahan dengan cara ekstrem. Keesokan harinya, Arnautovic datang empat jam lebih awal ke tempat latihan.
Mourinho yang melihat hal itu langsung menyapanya dengan hangat dan bahkan memberikan jam tangan pribadi. Kisah ini kemudian menjadi simbol hubungan unik antara pelatih dan pemain tersebut.
Mourinho sendiri pernah menyebut Arnautovic sebagai pemain berbakat, tetapi dengan sikap seperti anak kecil. Apalagi saat itu dia juga dekat dengan Mario Balotelli, sosok lain yang juga dikenal kontroversial. Kombinasi keduanya cukup membuat sang pelatih pusing.
Meski perjalanan awalnya penuh warna, Arnautovic kemudian menemukan bentuk terbaiknya di Inggris bersama Stoke City dan West Ham United. Di Stoke, dia sempat membentuk duet menarik bersama Xherdan Shaqiri yang dikenal kreatif dan eksplosif.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022