
Jose Mourinho. (Dok. Instagram/@josemourinho)
JawaPos.com–Hubungan antara Jose Mourinho dan Mario Balotelli memang sudah lama dikenal unik. Di balik kesuksesan besar Inter Milan musim 2009/10, tersimpan banyak cerita yang kini terasa seperti folklore di dunia sepak bola.
Salah satu kisah paling menarik datang dari mantan gelandang Inter Milan Wesley Sneijder. Dia mengungkap bagaimana Jose Mourinho menghukum Mario Balotelli dengan cara yang tak biasa, tepat di momen paling penting final Liga Champions 2010.
Wesley Sneijder menceritakan, insiden itu terjadi menjelang akhir musim. Saat itu Inter Milan hanya tinggal beberapa minggu lagi sebelum mengunci treble bersejarah. Namun, Balotelli justru membuat keputusan yang mengejutkan.
Dalam sesi latihan, striker muda tersebut meninggalkan lapangan dengan emosi. Sneijder bahkan sempat mengejarnya dan mencoba menenangkan.
Dia mengingat bagaimana dirinya berkata agar Balotelli bertahan sedikit lagi karena trofi besar sudah di depan mata. Namun, Balotelli tetap pergi.
Ketika Mourinho mengetahui hal itu, reaksinya dingin tapi penuh makna. Dia disebut langsung mengatakan bahwa Balotelli akan menghadapi masalah besar karena Inter akan memenangkan tiga trofi, dan dia sudah menyiapkan hukuman khusus.
Rencana Mourinho ternyata cukup ekstrem sekaligus jenaka. Dia berniat membuat Balotelli melakukan pemanasan hampir sepanjang babak kedua di final Liga Champions. Namun, ketika momen pergantian pemain datang, dia tidak akan memasukkannya ke lapangan, Rencana itu benar-benar terjadi.
Pada final melawan Bayern Munich, Inter unggul dan mengontrol pertandingan. Balotelli terlihat bersiap di pinggir lapangan, berharap mendapatkan kesempatan bermain.
Namun, saat menit akhir tiba, Mourinho justru memasukkan Marco Materazzi. Momen tersebut terjadi saat Diego Milito ditarik keluar di menit 90+2. Inter akhirnya menang 2-0 dan memastikan gelar Liga Champions, melengkapi treble bersejarah mereka.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022