
Timnas Senegal.
JawaPos.com - Timnas Senegal mendapat angin segar setelah Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) resmi menerima banding mereka terkait pencopotan gelar juara Piala Afrika 2025 di Maroko beberapa waktu lalu.
Sebagaimana diketahui, gelar juara Piala Afrika milik Timnas Senegal dicabut lantaran mereka sempat melakukan walk out dan mengakibatkan laga menjadi tertunda sekitar 15 menit karena memprotes keputusan penalti terhadap Maroko di laga final.
Meski penalti tersebut akhirnya gagal berbuah gol dan Senegal bersedia melanjutkan pertandingan hingga berakhir menang 1-0 saat perpanjangan waktu, namun tindakan walk out tersebut dianggap mencederai sportivitas dan melanggar regulasi.
Baca Juga:Juara Piala Afrika, Timnas Senegal Dapat Bonus Rp 2,2 Miliar dan Tanah Gratis dari Presiden
Dan setelah melalui peninjauan, Federasi Sepak Bola Afrika (CAF) resmi mencopot gelar Senegal dan memberikannya kepada Timnas Maroko. Tim yang dimotori oleh Sadio Mane tersebut juga dinyatakan kalah WO atau kalah dengan skor 3-0.
“Banding FSF bertujuan membatalkan keputusan CAF dan menetapkan FSF sebagai juara Piala Afrika. Mereka juga meminta penangguhan batas waktu pengajuan dokumen banding hingga keputusan CAF disertai alasan lengkap,” tulis CAS dalam pernyataan resminya pada Rabu (25/3).
CAS juga menyatakan bahwa panel arbitrase segera dibentuk untuk menangani kasus ini, sebelum menetapkan jadwal proses persidangan lebih lanjut.
Pihak Senegal memang tidak tinggal diam setelah gelar juara Piala Afrika mereka dicabut. Mereka pun bertindak dengan mengajukan banding ke CAS di Lausanne, Swiss. Meski sudah jelas tindakan walk out mereka mencoreng dan melanggar regulasi, namun pihak federasi justru merasa menjadi korban ketidak adilan.
"Keputusan yang tidak adil, belum pernah terjadi sebelumnya dan tidak dapat diterima. Itu mencoreng nama baik sepak bola Afrika. Keputusan tersebut merupakan pelanggaran kepercayaan yang tidak didasarkan pada aturan hukum apapun," kata Sekretaris Jenderal FSF Abdoulaye Seydou beberapa waktu lalu.
Seydou bahkan merasa yakin keputusan pencabutan gelar juara Piala Afrika itu adalah cacat hukum, dan ia percaya diri bahwa hukum akan berpihak pada Senegal.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Duel Ketat, Tim Tamu Berpeluang Menang
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022