Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 12 April 2026 | 21.27 WIB

Merasa Dicurangi, Real Madrid Putus Hubungan dengan Federasi Sepak Bola Spanyol

Real Madrid mengambil langkah drastis dengan memutus hubungan dengan federasi sepak bola Spanyol usai kontroversi wasit dan hasil imbang kontra Girona. (Instagram/@realmadrid)

JawaPos.com - Real Madrid tampaknya sudah mencapai titik jenuh. Setelah serangkaian keputusan wasit yang dianggap merugikan, Los Blancos akhirnya mengambil langkah ekstrem: memutus hubungan dengan Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF).

Keputusan ini datang tak lama setelah hasil imbang 1-1 melawan Girona. Momen paling disorot tentu saja insiden di menit akhir, ketika Kylian Mbappe dijatuhkan di kotak penalti, namun wasit memilih untuk tidak menunjuk titik putih. Situasi ini semakin memperkuat keyakinan Madrid bahwa mereka tidak diperlakukan adil.

Hasil tersebut juga memperpanjang tren kurang meyakinkan. Dalam tujuh pertandingan terakhir La Liga, Madrid hanya mampu meraih tiga kemenangan. Bukan cuma soal performa, tapi juga soal mental yang mulai tergerus oleh rasa frustrasi.

Pelatih Alvaro Arbeloa tak bisa menyembunyikan emosinya usai laga. Dalam konferensi pers, ia menegaskan bahwa keputusan terkait Mbappe sangat tidak masuk akal dan merugikan timnya. Kemarahan ini seolah menjadi representasi dari perasaan seluruh klub.

Hubungan yang Sudah Lama Retak

Sebenarnya, hubungan antara Real Madrid dan RFEF sudah lama tidak harmonis. Di bawah kepemimpinan baru federasi musim lalu, sempat ada upaya untuk memperbaiki situasi. Bahkan, Madrid diberi peran dalam reformasi Komite Wasit (CTA), termasuk perubahan struktur kepemimpinan.

Namun, semua itu tampaknya tidak cukup. Madrid tetap bersikeras dengan kritik mereka terhadap kualitas perwasitan dan menolak menarik pernyataan publik yang selama ini mereka gaungkan.

Melansir Football Espana, dalam beberapa bulan terakhir, hubungan kedua pihak kembali memburuk. Ada simbol kecil namun cukup jelas soal renggangnya relasi ini.

Yakni ketika Presiden UEFA Aleksander Ceferin duduk berdampingan dengan Presiden Real Madrid Florentino Perez dalam laga melawan Bayern Munich, sementara Presiden RFEF Rafael Louzan justru berada beberapa baris di belakang.

Merasa Liga 'Dinodai'

Lebih jauh lagi, laporan menyebut bahwa Real Madrid kini benar-benar kehilangan kepercayaan terhadap kompetisi domestik. Mereka meyakini bahwa La Liga telah 'dinodai' oleh keputusan-keputusan yang tidak adil.

Pandangan ini jadi dasar utama keputusan mereka untuk menjaga jarak dari federasi. Hingga ada “perubahan total dalam sistem perwasitan”, Madrid dikabarkan tidak akan kembali menjalin hubungan secara normal dengan RFEF.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore