
Diego Simeone terharu dengan perjuangan Atletico Madrid di Liga Champions. (@footballontnt/X).
JawaPos.com - Diego Simeone mengaku masih merasa emosional setiap kali melihat Atletico Madrid setelah timnya sukses menyingkirkan Barcelona dengan agregat 3-2 dan melaju ke semifinal Liga Champions UEFA untuk pertama kalinya sejak 2017.
Pada leg kedua di Stadion Metropolitano, Barcelona memang meraih kemenangan 2-1. Dua gol tim tamu dicetak oleh Lamine Yamal dan Ferran Torres, sedangkan Atletico membalas satu gol lewat Ademola Lookman. Meski kalah di laga itu, keunggulan agregat tetap mengantarkan Atletico ke babak semifinal.
Di era kepelatihan Simeone, Atletico Madrid saat ini telah empat kali mencapai semifinal Liga Champions, yakni pada 2014, 2016, 2017, dan 2026 dengan Barcelona menjadi salah satu korban yang paling sering mereka singkirkan. Simeone menegaskan bahwa menyingkirkan Barcelona bukanlah perkara mudah. Pelatih berusia 55 tahun itu menyebut timnya pernah menghadapi era Lionel Messi hingga generasi baru seperti Yamal, tetapi tetap mampu melewati tantangan itu.
“Menyingkirkan Barcelona di perempat final Liga Champions bukan hal yang mudah. Kami pernah menghadapi Barcelona-nya Lionel Messi, sekarang Barcelona-nya Yamal, dan kami berhasil melakukannya,” kata Simeone dikutip dari ESPN.
Pelatih asal Argentina itu juga menyoroti perjalanan panjangnya bersama klub. Menurut Simeone, meski skuad terus berubah dan tim berkali-kali memulai dari awal, Atletico tetap mampu bersaing di level tertinggi Eropa. Simeone pun mengungkapkan kebanggaannya bisa kembali membawa tim ke semifinal.
“Sudah 14 tahun saya di sini. Melihat tim ini terus bersaing masih membuat saya emosional. Para pemain telah berganti, kami memulai kembali berkali-kali, dan sekali lagi kami berada di antara empat tim terbaik di Eropa,” kata Simeone.
Menanggapi anggapan bahwa timnya cenderung defensif, Simeone justru menegaskan bahwa pendekatan menyerang menjadi kunci keberhasilan mereka kali ini. “Kami tahu apa yang kami inginkan. Kami menyerang lebih baik daripada bertahan! Jadi kami harus menyerang. Tidak ada cara lain,” kata Simeone.
Simeone turut memberikan apresiasi tinggi kepada Antoine Griezmann yang akan hengkang ke Orlando City SC pada musim panas mendatang. Sang pelatih menyebut Griezmann sebagai pemain jenius yang memiliki pengaruh besar, baik dari segi pengalaman maupun kepribadian, dan berharap sang pemain dapat meraih apa yang diinginkannya sebelum pergi.
“Seiring waktu, kita akan menyadari bahwa kita pernah memiliki seorang jenius sepak bola di sini, pemain yang membuat perbedaan dengan pengalaman dan kepribadian. Semoga Tuhan dan takdir memberinya apa yang ia (Griezmann) cari dalam sisa waktunya bersama kami,” ujar Simeone.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Fraksi PKB Usulkan Pembentukan Pansus Tindak Lanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran
Prediksi Skor JDT vs Svay Rieng di ACC Cup: Harimau Selatan Diunggulkan Menang
Prediksi Lion City Sailors vs CAHN di ACC: Adu Kuat Tuan Rumah dengan Wakil Vietnam
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Alfa Penyintas Stroke Jalan Kaki 21 KM Dengan Rute Garuda

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022