
San Marino resmi luncurkan timnas wanita senior. (Dok. X/@UEFA)
JawaPos.com - Federasi sepak bola San Marino resmi mengumumkan pembentukan tim nasional sepak bola wanita senior pertama dalam sejarah. Langkah itu menjadi tonggak penting dalam perkembangan sepak bola wanita di negara kecil yang dikelilingi oleh daratan Italia.
Tim itu telah menggelar sesi latihan perdana pada pekan ini. Federasi juga menunjuk mantan pemain timnas Italia Giulia Domenichetti sebagai pelatih kepala.
Pembentukan timnas wanita menandai babak baru bagi sepak bola wanita di San Marino yang sebelumnya hanya berpartisipasi di level usia muda. Keterbatasan jumlah pemain selama ini menjadi kendala utama sehingga negara dengan populasi sekitar 33.600 jiwa itu belum mampu membentuk tim senior.
Dalam pernyataannya yang dikutip dari The Athletic, sang pelatih Giulia Domenichetti menyebut langkah itu sebagai awal dari perjalanan panjang yang penuh tantangan.
“Kami baru berada di awal perjalanan yang akan memiliki banyak tahap. Kami juga harus memahami karakteristik unik tim seperti San Marino, tim yang masih berkembang dengan jumlah pemain yang terbatas, meski terus bertumbuh,” ujarnya.
Domenichetti menegaskan bahwa seluruh tim akan berupaya mengubah keterbatasan menjadi kekuatan. “Tidak ada yang boleh menghentikan kami atau membuat kami keluar dari jalur yang telah ditetapkan. Bagi banyak orang, apa yang terjadi saat ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan dan itu merupakan sesuatu yang sangat kuat,” tambah Domenichetti.
Sementara itu, perkembangan sepak bola San Marino secara keseluruhan juga menunjukkan kemajuan. Tim nasional pria yang berdiri sejak 1986 sempat mencatat sejarah pada 2024 dengan meraih kemenangan pertama dalam 20 tahun saat menghadapi Liechtenstein. Hasil itu turut membawa mereka promosi ke kasta ketiga kompetisi UEFA Nations League.
Untuk sektor wanita, tahun ini menjadi momen penting karena San Marino akan menurunkan dua tim nasional di kompetisi UEFA. Tim U-16 dijadwalkan tampil dalam turnamen pengembangan di Makedonia Utara pada bulan Mei, sedangkan tim U-19 sebelumnya telah menjadi tuan rumah babak kualifikasi Kejuaraan Eropa, meski belum meraih kemenangan.
Perwakilan federasi sepak bola San Marino di sektor wanita Pierangelo Manzaroli menegaskan bahwa pembentukan tim senior ini sebagai bagian dari visi besar.
“Tim nasional wanita senior bukan hanya sebuah tim, tetapi sebuah proyek untuk pertumbuhan, inklusi, dan masa depan. Kami ingin memberikan peluang nyata bagi para gadis, memperkuat fondasi yang telah dibangun selama sepuluh tahun terakhir, serta membangun identitas yang kuat, baik di dalam maupun luar lapangan,” ujar Manzaroli.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
