
Juventus amankan poin penuh dalam laga kandang melawan Bologna. (Dok. Juventus)
JawaPos.com - Juventus menang 2-0 atas Bologna dalam lanjutan Serie A pekan ke-33 yang berlangsung di Allianz Stadium, Torino, pada Senin (20/4).
Baru dua menit laga berjalan, Juventus langsung membuka keunggulan. Pierre Kalulu mengirimkan umpan silang yang disambut sundulan Jonathan David dan mengarahkan bola ke pojok kiri bawah gawang. Bola yang tidak dapat dihadang kiper Bologna Federico Ravaglia membuat Juventus tampil lebih percaya diri dengan skor cepat 1-0.
Sepanjang babak pertama, Juventus terus menekan. Francisco Conceicao dan Manuel Locatelli beberapa kali menciptakan peluang, tetapi masih mampu dibendung lini pertahanan Bologna.
Sementara itu, Bologna mencoba merespons lewat Riccardo Orsolini dan Tommaso Pobega, tetapi peluang yang tercipta belum membuahkan hasil. Skor 1-0 pun bertahan hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Juventus tetap menjaga intensitas serangan. Luciano Spalletti melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Khephren Thuram dan itu terbukti menjadi keputusan tepat. Pada menit ke-57, gelandang asal Prancis itu berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0 lewat sundulan dengan memanfaatkan umpan silang Weston McKennie.
Bologna sempat memberikan ancaman serius pada menit ke-63 melalui Jonathan Rowe yang hampir mencetak gol setelah bola tembakannya membentur tiang gawang. Dilansir dari ESPN, Bologna juga melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Federico Bernardeschi.
Namun, Bernardeschi harus meninggalkan lapangan lebih cepat karena cedera di menit ke-85 saat Bologna sudah kehabisan jatah pergantian pemain.
Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan tercipta. Juventus pun memastikan kemenangan 2-0 atas Bologna dan menjadi kemenangan keempat mereka dalam lima pertandingan terakhir. Dalam wawancara usai laga yang sikutip dari kanal YouTube Juventus, sang pelatih Luciano Spalletti pun menegaskan pentingnya konsistensi meraih kemenangan.
“Memenangkan pertandingan itu sangat penting. Jika ingin berada sejauh mungkin di depan, Anda harus terus menang,” kata Spalletti.
Spalletti juga secara khusus memuji solidnya lini belakang yang dinilai menjadi fondasi permainan tim secara keseluruhan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022