
Kesebelasan Real Madrid. (X/@MadridXtra)
JawaPos.com–Hasil imbang 1-1 yang diraih Real Madrid saat bertandang ke markas Real Betis menyisakan riak ketidakpuasan yang mendalam. Bukan soal skor semata, melainkan sorotan tajam yang diarahkan langsung kepada korps baju hitam.
Saluran resmi klub Real Madrid TV bahkan melontarkan kritik pedas yang menuding kepemimpinan wasit Soto Grado dan petugas VAR Gonzalez Fuertes telah merugikan mereka secara telak. Titik didih ketegangan ini bermula dari insiden di dalam kotak penalti Betis.
Sebuah sepakan keras dari Brahim Diaz meluncur deras, lalu membentur tangan Ricardo Rodriguez. Bagi kubu Los Blancos, kejadian itu adalah pelanggaran nyata. Dalam tayangan ulang, terlihat lengan pemain Betis tersebut berada dalam posisi terbuka, memutus alur bola yang mengarah ke gawang.
Baca Juga:Darurat Bek Kanan! Liverpool Siap Meledak di Bursa Transfer, Denzel Dumfries Jadi Target Panas
Namun, di atas lapangan, kenyataan berkata lain. Soto Grado tetap pada pendiriannya, lengan Rodriguez dianggap menempel pada tubuh, sebuah interpretasi yang membuat peluit penalti tetap bungkam. Keheningan dari ruang VAR yang dikawal Gonzalez Fuertes pun kian memperkeruh suasana hati tim tamu.
Kemarahan Real Madrid tidak berhenti di peluit akhir. Melalui siaran resminya, klub mengecam keputusan tersebut dengan diksi yang sangat keras. Salah satu komentator menyebur bahwa insiden tersebut merupakan penalti yang kasat mata dan tidak seharusnya diperdebatkan lagi.
”Kita tidak tahu apakah hasil akhir ini murni karena kepemimpinan wasit, namun yang jelas, ini adalah penalti sebesar katedral (sangat nyata) yang tidak butuh penafsiran ganda,” ujar salah satu komentator dalam siaran tesebut, dikutip melalui laman Marca, Sabtu (25/4).
Drama di Benito Villamarin ini kembali memperpanjang diskusi klasik di La Liga, salah satunya tentang garis tipis antara subjektivitas wasit dan keadilan yang diharapkan dari teknologi bantuan video. Bagi Real Madrid, satu poin dari kandang Betis kali ini terasa sangat hambar, terkubur di bawah bayang-bayang kontroversi yang tak kunjung usai.
Sementara itu, peluang Real Madrid untuk menjuarai La Liga semakin sempit. Saat ini La Liga sudah berada dalam pekan ke 32. Los Blancos berhasil mengumpulkan 74 poin berada di posisi kedua dibawah rival abadinya, Barcelona yang berhasil mengoleksi 82 poin.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Prediksi Skor Prancis vs Maroko: Bandar Taruhan Klaim Les Bleus Menang 90 Menit, Opta Beri Peluang Pasti 60,9 Persen
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
