Pep Guardiola bawa Manchester City ke final Piala FA empat kali beruntun. (X/@EmiratesFACup)
JawaPos.com - Saat sebagian besar pencinta sepak bola terpaku pada duel panas PSG vs Bayern Munchen di semifinal Liga Champions, Pep Guardiola malah punya agenda yang benar-benar berbeda.
Alih-alih menikmati pesta sembilan gol di Paris, pelatih Manchester City itu justru terlihat santai di tribun Edgeley Park. Ya, Guardiola memilih menonton pertandingan kasta ketiga Inggris antara Stockport County melawan Port Vale.
Keputusan ini jelas mengejutkan. Di saat dua raksasa Eropa saling serang dalam laga penuh drama, Guardiola justru “turun level” ke League One, kompetisi yang jauh dari gemerlap Liga Champions. Tapi, kalau dipikir-pikir, ini sangat “Pep banget”.
Dengan Manchester City sedang tidak bermain di Liga Champions dan jadwal yang sedikit lebih longgar, ia punya waktu untuk menikmati sisi lain sepak bola yang lebih mentah, lebih tradisional, dan mungkin lebih jujur.
Melansir Sports Illustrated, pertandingan ini ternyata bukan sekadar laga biasa.
Stockport sedang berjuang mengamankan tiket play-off demi kembali ke Championship, sementara Port Vale sudah dipastikan terdegradasi. Ada tensi, ada tekanan, dan ada cerita, semua elemen yang sering bikin sepak bola kasta bawah justru terasa lebih “hidup”.
Pep Guardiola justru menonton laga League One antara Stockport County vs Port Vale saat PSG vs Bayern Munich berlangsung, menunjukkan kecintaannya pada sepak bola akar rumput. (Instagram/@hausa_commentary)
Sayangnya, hasilnya tidak sesuai harapan tuan rumah. Stockport kalah 2-1 setelah kebobolan dua gol lebih dulu, membuat posisi mereka di klasemen jadi rawan menjelang akhir musim.
Buat Guardiola, ini bukan pertama kalinya menunjukkan ketertarikan pada sepak bola level bawah.
Ia pernah mengaku bahwa pengalaman mengunjungi stadion-stadion kecil di Inggris justru jadi salah satu momen paling berkesan dalam hidupnya.
“Kami tidak pernah melewatkan momen itu. Selalu luar biasa. Saat tiba di stadion dan semua penggemar menyanyikan 'Siapa kamu?' Suasana seperti ini dengan umpan-umpan panjang akan menjadi salah satu kenangan yang akan saya bawa seumur hidup,” katanya.
Ada sesuatu yang tidak bisa ditemukan di panggung besar: atmosfer mentah, tradisi kuat, dan koneksi langsung antara tim dan fans.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
