Ousmane Dembele yakin duel PSG vs Bayern Munchen di leg kedua semifinal Liga Champions akan kembali menghasilkan banyak gol, karena kedua tim sama-sama bermain menyerang. (Instagram/@psg)
JawaPos.com - Pertandingan antara Paris Saint-Germain dan Bayern Munchen di leg pertama semifinal Liga Champions benar-benar seperti pertunjukan tanpa rem. Sembilan gol tercipta, tensi tinggi sejak menit awal, dan dua tim yang sama-sama menolak bermain aman.
Dan kalau berharap leg kedua akan lebih “kalem”? Sepertinya jangan dulu.
Penyerang PSG, Ousmane Dembélé, justru memberi sinyal sebaliknya. Setelah dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Pertandingan, ia yakin laga di Munich nanti punya potensi menghadirkan pesta gol lagi.
Melansir Bulinews, bagi Dembele, pertandingan ini memang sudah “ditakdirkan” berjalan terbuka sejak awal. Kedua tim punya DNA yang sama: menyerang tanpa ragu.
“Ini adalah pertandingan antara dua tim yang bertekad menyerang dan tidak meragukan diri mereka sendiri. Ini adalah semifinal Liga Champions UEFA. Kami tahu Bayern adalah tim papan atas, dan kami juga. Kami senang dengan hasilnya, meskipun unggul 5-2,” ujarnya.
PSG sempat memimpin cukup nyaman, tapi Bayern menunjukkan kenapa mereka selalu berbahaya bahkan saat tertinggal.
Keunggulan 5-2 seharusnya bisa jadi penutup yang manis. Tapi kenyataannya, PSG sedikit lengah di akhir pertandingan.
"Kami sedikit kehilangan fokus menjelang akhir pertandingan. Bayern adalah tim papan atas. Itu adalah pertandingan yang luar biasa, dan sekarang kami akan pergi ke Munich, berharap untuk meraih kemenangan agar lolos ke final."
Kebobolan dua gol di fase akhir membuat agregat tetap ketat. Dan itu artinya, leg kedua masih sangat terbuka.
Saat ditanya apakah leg kedua akan berjalan dengan pola yang sama, Dembélé tidak ragu.
“Ya, kami berdua adalah tim yang ingin menyerang. Kami tidak akan mengubah filosofi kami. Kami ingin menyerang dan begitu juga mereka, jadi saya pikir pertandingan yang hebat akan segera terjadi.”
Dengan kata lain: jangan berharap parkir bus. PSG tetap akan menyerang. Bayern juga sama. Dan kombinasi ini biasanya menghasilkan pertandingan yang chaos, dalam arti terbaik.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022