Skuad asuhan Hansi Flick. (X/@FCBarcelona)
JawaPos.com - Langkah Barcelona menuju tangga juara La Liga musim ini tampaknya tinggal menghitung hari. Skuad besutan pelatih asal Jerman, Hans Flick, kini hanya perlu menunggu waktu yang tepat untuk merayakan juara.
Skenarionya cukup lugas, Barca wajib menjinakkan Osasuna di Camp Nou pada Minggu (3/5), sembari menaruh harapan agar Real Madrid terpeleset di Cornella keesokan harinya. Meski ada kemungkinan gelar diraih "di atas sofa" alias tanpa perlu memeras keringat di lapangan.
Perjalanan Blaugrana musim ini sejatinya merupakan sebuah pembuktian. Sepanjang kompetisi, performa tim terus-menerus dibayang-bayangi oleh standar tinggi yang ditetapkan skuad asuhan Hansi Flick pada musim sebelumnya.
Baca Juga:Hansi Flick Segera Perpanjang Kontrak di Barcelona Usai Bawa Blaugrana Dekati Gelar LaLiga
Kritik tajam sempat menghujam saat tim dianggap gagal menduplikasi level permainan musim lalu. Namun, seiring berjalannya waktu, data mulai berbicara lebih nyaring daripada persepsi. Angka-angka statistik kini menempatkan pelatih yang dilahirkan di Heidelberg, Jerman, ini setapak di depan pendahulunya.
Indikator pertama terlihat dari kecepatan mereka mengunci gelar. Musim lalu, mahkota juara baru bisa dipastikan pada pekan ke 36 di markas Espanyol, menyisakan dua laga formalitas. Musim ini, kepastian itu bisa datang lebih cepat, tepatnya pada pekan ke 34.
Jika skenario ini berjalan mulus, klub asal Catalan ini membuktikan bahwa mereka jauh lebih dominan dan konsisten sepanjang musim dibandingkn tahun lalu.
Di balik ambisi juara, ada rekor legendaris yang membayang torehan 100 poin. Dalam sejarah panjang klub, angka keramat ini hanya pernah disentuh satu kali pada era mendiang Tito Vilanova pada 2013.
Saat ini, dengan koleksi 85 poin, hanya terpaut tiga angka dari torehan musim lalu. Barcelona hampir dipastikan melampaui catatan poin mereka sendiri. Meski jalan menuju angka 100 mengharuskan mereka menyapu bersih seluruh laga tersisa dengan kemenangan.
Sektor pertahanan, yang selama berbulan-bulan menjadi sasaran kritik, justru menyuguhkan kejutan menarik. Berbeda dengan narasi keraguan yang berkembang di media, statistik menunjukkan perbaikan nyata.
"Hingga saat ini, mistar gawang Barcelona baru kebobolan 30 kali, jauh lebih solid dibandingkan musim lalu yang mencapat 39 gol. Jika tren ini terjaga, mereka diprediksi hanya akan kebobolan 35 gol di akhir musim," tulis Luis F. Rojo, dikutip melalui laman Marca.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
