
Laga Bayern Munchen vs PSG pada leg kedua Liga Champions. PSG melaju ke final dan menantang Arsenal. (Dok. FC Bayern)
JawaPos.com - PSG akhirnya menjadi lawan Arsenal dalam final Liga Champions (UCL) musim ini. Pada semifinal leg kedua, tim asal Prancis itu sukses menyingkirkan Bayern Munchen dengan skor 1-1. PSG berhak lolos karena unggul secara agregat 6-5.
Ousmane Dembele langsung menggebrak dengan golnya di menit tiga, sekaligus memberi tekanan yang besar bagi tuan rumah Munchen. Wakil asal Jerman itu kemudian berusaha mati-matian untuk memangkas defisit gol, namun Harry Kane baru bisa menyamakan kedudukan di penghujung pertandingan.
Setelah laga usai, pelatih PSG, Luis Enrique lega timnya bisa lolos ke final Liga Champions dalam dua musim beruntun. Selain keunggulan secara taktik, ia menyebut faktor kedewasaan juga turut berperan membuat timnya melaju ke partai puncak.
"Laga yang sulit karena kami melawan salah satu tim terbaik di dunia, di kandang lawan, dan kami melakukannya dengan kedewasaan serta kepribadian yang matang. Momen-momen sulit pasti ada, tapi kami menunjukkan bahwa kami mampu menguasai bola, dan juga kuat dalam bertahan," ujar Enrique seperti dikutip dari laman resmi PSG.
Derita PSG pada laga ini memang terlihat dari statistik yang dirilis UEFA, dimana Munchen mengasai ball posession sepanjang laga, yaitu 62 persen berbanding 38. Meski begitu, Le Parissien bermain efektif.
Hal itu terlihat dari serangan-serangan mereka yang sedikit lebih unggul dibandingkan tuan rumah. Tercatat, Dembele CS melepaskan 15 tendangan, tujuh diantaranya mengarah ke gawang.
Berbeda dengan PSG, Munchen melepaskan enam tendangan ke gawang dan 18 upaya tendangan secara total. Terlepas dari PSG yang menyerang lebih efektif, hasil imbang memang layak karena kedua tim memang bertarung secara ketat.
Mantan pelatih Barcelona itu sementara ini turut merayakan kelolosan timnya ke final bersama dengan skuad dan juga pendukung PSG. Namun ia menyadari bahwa perjuangan mereka masih belum selesai.
"Kita harus terus bekerja karena masih ada satu pertandingan lagi untuk menjuarai Liga Champions. Kita juga harus memenangkan pertandingan Ligue 1 berikutnya melawan Brest untuk memenangkan liga domestik," tegasnya lagi.
Di sisi lain, bintang senior Munchen, Manuel Neuer menyayangkan timnya baru bisa mencetak gol di penghujung pertandingan yang sudah terlambat untuk bisa membalikkan keadaan.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
