
Pemain Juventus Pierre Kalulu. (Dok.Juventus)
JawaPos.com - Derby della Mole antara Torino dan Juventus pada pekan terakhir Serie A musim 2025/2026 dipastikan berlangsung panas. Pertandingan yang digelar Senin (25/5) dini hari WIB itu bukan sekadar laga gengsi antar rival sekota, tetapi juga menjadi penentuan nasib Juventus untuk menjaga peluang tampil di Liga Champions musim depan.
Juventus datang ke markas Torino dengan tekanan besar setelah hasil buruk pada pekan sebelumnya. Kekalahan 0-2 dari Fiorentina membuat posisi Bianconeri turun dari empat besar klasemen sementara Serie A.
Situasi tersebut membuat mereka kini tidak hanya wajib menang, tetapi juga berharap tim pesaing di atas mereka kehilangan poin pada laga terakhir musim ini.
Tim asuhan Luciano Spalletti saat ini mengoleksi 68 poin. Jumlah itu sama dengan Como, namun Juventus kalah dalam rekor head to head. Mereka juga masih tertinggal dua poin dari AC Milan dan AS Roma di atasnya dalam perebutan tiket Liga Champions.
Kondisi tersebut membuat laga Derby della Mole kali ini terasa berbeda dibanding musim-musim sebelumnya. Juventus tidak punya pilihan selain memburu kemenangan sejak menit awal. Jika gagal menang, peluang mereka tampil di kompetisi elite Eropa musim depan bisa hilang begitu saja.
Meski berada dalam tekanan, Juventus masih punya modal cukup baik dari catatan beberapa pertandingan terakhir. Sebelum kalah dari Fiorentina, mereka sempat melewati 11 pertandingan tanpa kekalahan. Konsistensi lini belakang juga menjadi salah satu kekuatan utama mereka musim ini.
Baca Juga:Ryanair Sindir Selebrasi Cristiano Ronaldo usai Bawa Al Nassr Juara Liga Arab Saudi 2025/2026
Dalam 10 laga terakhir Serie A, Juventus mampu mencatat tujuh clean sheet. Statistik itu menunjukkan pertahanan mereka masih cukup solid meski beberapa pemain inti harus absen karena cedera dan hukuman kartu.
Pada laga nanti, Juventus dipastikan tidak diperkuat Bremer akibat akumulasi kartu kuning. Absennya bek asal Brasil tersebut tentu menjadi kerugian besar karena dia selama ini menjadi salah satu pemain paling konsisten di lini belakang.
Selain Bremer, Arkadiusz Milik dan Juan Cabal juga masih belum pulih dari cedera. Kondisi Khephren Thuram pun masih diragukan tampil sehingga lini tengah kemungkinan kembali dipercayakan kepada Teun Koopmeiners dan Manuel Locatelli.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Elche di Liga Spanyol 2026/2027: Tuan Rumah Kunci 3 Poin!
Prediksi Skor Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol 2026/2027: Sengit, Berakhir Imbang?
Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol: Babazorros Bisa Buat Kejutan
Kronologi Kericuhan di Pejompongan yang Tewaskan Lansia dan Bikin Pelajar Babak Belur
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Newcastle di Liga Inggris 2026/2027: Sengit, Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Levante vs Real Betis di Liga Spanyol 2026/2027: Tim Tamu Bisa Curi 3 Poin!
Prediksi Skor Bournemouth vs Everton di Liga Inggris 2026/2027: Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Coventry City vs Hull City di Liga Inggris 2026/2027: Bisa Berakhir Imbang!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Susunan Pemain AC Milan vs Venezia: Fisik Adrien Rabiot Belum Siap, Rafael Leao Absen
