
Andy Robertson menyampaikan salam perpisahan kepada para pendukung The Reds setelah memainkan pertandingan terakhirnya di Anfield pada akhir musim ini. (Dok. Instagram/@liverpoolfc)
JawaPos.com - Andy Robertson menutup perjalanannya bersama Liverpool dengan cara yang emosional. Bek kiri asal Skotlandia itu menyampaikan salam perpisahan kepada para pendukung The Reds setelah memainkan pertandingan terakhirnya di Anfield pada akhir musim ini.
Setelah sembilan tahun membela Liverpool dan mencatatkan 377 penampilan, Robertson resmi meninggalkan klub usai kontraknya berakhir. Laga kontra Brentford yang berakhir imbang 1-1 pada Minggu menjadi momen terakhirnya mengenakan seragam merah kebanggaan Anfield.
Namun, menariknya, di tengah suasana haru perpisahan tersebut, Robertson juga memberikan penghormatan khusus kepada sosok yang selama bertahun-tahun menjadi rival terbesar Liverpool di Premier League: Pep Guardiola.
Dalam wawancara pasca pertandingan, Robertson menyebut Guardiola sebagai figur yang memaksa Liverpool berkembang hingga mencapai level tertinggi mereka.
“Bagi saya, ada dua orang lain yang meninggalkan klub hari ini yang cukup penting,” kata Robertson.
“Pep Guardiola mendorong kami ke batas kemampuan yang benar-benar baru, saya pikir kita berdua akan setuju dengan itu. Dia mendorong kami ke batas kemampuan yang benar-benar baru dan seharusnya kami memenangkan lebih banyak gelar Premier League jika bukan karena dia. Dia adalah sosok yang sangat berdedikasi untuk Manchester City dan saya berharap yang terbaik untuknya.”
Pernyataan Robertson terasa sangat relevan jika melihat bagaimana sengitnya persaingan Liverpool dan Manchester City dalam beberapa musim terakhir. Era Guardiola di City memang memaksa Liverpool tampil nyaris sempurna hanya untuk tetap bersaing dalam perebutan gelar.
Salah satu contohnya terjadi pada musim 2018–19. Saat itu Liverpool berhasil mengoleksi 97 poin, jumlah yang biasanya sudah cukup untuk menjadi juara. Namun, mereka tetap harus puas finis di posisi kedua karena City unggul satu poin saja.
Drama serupa kembali terjadi pada musim 2021–22. Liverpool terus menempel City hingga pekan terakhir kompetisi, tetapi lagi-lagi gagal mengangkat trofi Premier League.
Baca Juga: Pep Guardiola Akhiri Era Kejayaan di Manchester City, Ini Pesan Khusus untuk Penggantinya!
Meski rivalitas kedua tim begitu panas di lapangan, ucapan Robertson menunjukkan adanya rasa hormat besar terhadap Guardiola. Persaingan Liverpool dan Manchester City selama beberapa tahun terakhir memang sering dianggap sebagai salah satu duel terbaik dalam sejarah Premier League modern.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
