
Pemain timnas Kolombia Luis Diaz. (Dok. IG/fcfseleccioncol)
JawaPos.com - Pelatih tim nasional Kolombia Nestor Lorenzo menjawab kekhawatiran kondisi Luis Diaz setelah kemenangan melawan Yordania. Laga persahabatan yang berakhir dengan skor 2-0 tersebut dimainkan di Snapdragon Stadium, Senin (8/6).
Pada laga melawan Yordania, Luis Diaz bermain satu babak saja. Pemain Bayern Munchen tersebut sempat dilanggar oleh bek Yordania dan butuh beberapa menit untuk berdiri.
Kejadian tersebut sempat membuat khawatir publik sepak bola Kolombia tentang kondisi Luis Diaz. Namun, Nestor Lorenzo memastikan bahwa pemainnya itu tidak mengalami cedera apapun.
"Lucho (panggilan akrab Luis Diaz) baik-baik saja, dia sempat terjatuh beberapa kali. Lapangannya keras dan licin, tapi dia baik-baik saja," kata Nestor Lorenzo yang dikutip dari ESPN, Senin (8/6).
Berbicara mengenai hasil kemenangan timnas Kolombia, Nestor Lorenzo merasa senang dengan skuadnya yang berisikan pemain berbakat. Pelatih asal Argentina tersebut juga menyoroti performa dari James Rodriguez dan pencetak dua gol Jhon Arias.
"Memiliki pemain-pemain berbakat secara teknis itu bagus, tetapi para pemain tersebut perlu menempati ruang yang berbeda. Jika mereka berkerumun bersama, kita rentan terhadap tekanan lawan. Idenya adalah memiliki pemain-pemain bagus yang dapat menutupi berbagai area baik di sisi sayap maupun di tengah," ujar Lorenzo.
Baca Juga:Viral! Timnas Curacao Naik Bus Sekolah Jelang Piala Dunia 2026, Ternyata Bukan Pertama Kali
"James tidak akan bermain sebagai pemain sayap, tetapi dia bisa memulai dari posisi itu, begitu pula Juanfer atau Carrascal. Ketika Jhon Arias bermain, dia lebih berperan sebagai pemain sayap, mundur ke belakang untuk melakukan umpan silang, tetapi kita memiliki karakteristik lain yang dapat kita manfaatkan," jelas pelatih 60 tahun tersebut.
Laga melawan Yordania sebenarnya dipersiapkan untuk menghadapi Uzbekistan di pertandingan pertama Piala 2026. Bagi Lorenzo, timnas Kolombia sudah bermain baik di laga tersebut.
"Secara kompetitif, fisik, dan taktik, keduanya serupa. Tim yang sangat kompak, melakukan pressing dengan baik, dan mengerahkan seluruh kemampuan untuk setiap bola. Itulah mengapa kami melakukan perubahan, dan saya pikir kami memainkan pertandingan yang sangat bagus. Menghadapi tim seperti itu sangat bermanfaat," pungkas Lorenzo.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Duel Ketat, Tim Tamu Berpeluang Menang
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022