
Rob Dieperink, wasit asal Belanda meninggal dunia di usia 38 tahun. (Istimewa)
JawaPos.com - Dunia sepak bola kembali berduka. Wasit asal Belanda, Rob Dieperink, meninggal dunia pada usia 38 tahun. Kabar duka tersebut diumumkan langsung oleh Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB), Senin (13/7).
Hingga saat ini, penyebab meninggalnya Rob Dieperink belum diumumkan kepada publik. Namun, kepergiannya menjadi sorotan karena terjadi hanya beberapa pekan setelah dicoret dari daftar wasit Piala Dunia 2026.
Sebelumnya, nama Rob Dieperink sempat menjadi perhatian setelah ditangkap Kepolisian Metropolitan London pada April 2026. Dia diduga terlibat dalam kasus pelecehan seksual terhadap seorang remaja saat berada di Inggris.
Baca Juga:Persija Fokus Keselamatan Pemain, PCMA Jadi Tahapan Penting Sebelum Memulai Latihan Pramusim
Peristiwa tersebut terjadi ketika Dieperink bertugas dalam laga UEFA Conference League antara Crystal Palace melawan Fiorentina di London. Seusai menjalankan tugas, dia diamankan polisi untuk menjalani pemeriksaan terkait laporan yang diterima pihak berwenang.
Meski sempat ditangkap, proses hukum terhadap Dieperink tidak berlanjut. Kepolisian Metropolitan London menyatakan telah melakukan penyelidikan secara menyeluruh, termasuk memeriksa rekaman CCTV dan barang bukti digital.
Setelah seluruh bukti dianalisis, polisi menyimpulkan bahwa bukti yang tersedia tidak cukup untuk melanjutkan perkara ke proses hukum. Kasus tersebut kemudian resmi dihentikan dan Dieperink tidak dikenai tuntutan apa pun.
Walaupun demikian, FIFA tetap mengambil keputusan untuk mencoret namanya dari daftar perangkat pertandingan Piala Dunia 2026. Keputusan itu membuat kesempatan Dieperink tampil di ajang sepak bola terbesar dunia harus sirna.
Dalam wawancaranya dengan media Belanda, De Telegraaf, Dieperink mengaku kecewa atas keputusan tersebut. Dia menegaskan telah bersikap kooperatif sejak awal penyelidikan berlangsung.
Menurut dia, seluruh informasi yang diminta oleh pihak kepolisian maupun FIFA, UEFA, dan KNVB telah diberikan secara terbuka. Dia juga mengaku menghargai dukungan yang diberikan KNVB selama proses tersebut berjalan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Santri Cilik Tegur Bacaan Alquran Nusron Wahid: Ayat Alquran Jangan Diacak-acak!
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Brentford vs Sunderland di Liga Inggris: The Bees Berpeluang Gasak Tim Tamu!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
