Ribuan pendukung Argentina menuntut final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol diulang. Mereka menuduh wasit Slavko Vincic memimpin pertandingan secara tidak adil, meski belum ada bukti yang mendukung klaim tersebut. (Instagram/@afaseleccion)
JawaPos.com - Kekalahan Argentina dari Spanyol di final Piala Dunia 2026 rupanya belum bisa diterima oleh sebagian pendukung La Albiceleste. Ribuan penggemar melayangkan petisi yang meminta FIFA mengulang pertandingan, bahkan menuding wasit Slavko Vincic bertindak tidak adil dalam laga tersebut.
Argentina harus mengakui keunggulan Spanyol setelah kalah 0-1 melalui gol Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu di Stadion MetLife, New Jersey. Sepanjang pertandingan, tim asuhan Lionel Scaloni berada di bawah tekanan dan gagal melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran selama 120 menit.
Situasi semakin sulit setelah Enzo Fernandez diusir keluar lapangan pada menit ke-93 akibat menerima kartu kuning kedua. Meski Emiliano Martinez tampil gemilang dengan sejumlah penyelamatan penting, ia akhirnya tak mampu menghentikan gol kemenangan Torres pada menit ke-106.
Kekecewaan para pendukung Argentina tidak berhenti setelah peluit akhir berbunyi. Sebuah petisi di Change.org yang dibuat oleh Gisela Sanchez berhasil mengumpulkan lebih dari 82.000 tanda tangan dengan tuntutan agar FIFA mengulang final Piala Dunia.
Melansir Mirror, dalam petisi tersebut, Sanchez menuduh kinerja wasit Slavko Vincic telah memengaruhi hasil pertandingan.
"Final baru-baru ini antara Argentina dan Spanyol ternoda oleh kinerja wasit yang kontroversial dan korup yang, menurut bukti video, disuap untuk memengaruhi hasil pertandingan."
"Ini adalah kekecewaan besar bagi para pemain, pelatih, dan, yang terpenting, bagi para penggemar yang mendambakan pertandingan yang ditentukan oleh bakat dan dedikasi di lapangan, dan bukan oleh keputusan wasit yang curang."
"Jika kita membiarkan korupsi tidak terdeteksi di panggung global ini, kita memberikan contoh buruk bagi generasi atlet dan penggemar di masa depan."
"Oleh karena itu, kami meminta FIFA untuk meninjau insiden-insiden ini dengan serius dan transparan, dan mempertimbangkan untuk mengulang pertandingan final – kali ini tanpa pengaruh wasit yang korup."
Meski demikian, tuduhan tersebut merupakan klaim dari pembuat petisi. Hingga kini tidak ada bukti yang dipublikasikan yang mendukung tuduhan bahwa wasit menerima suap, maupun pernyataan resmi dari FIFA yang membenarkan tuduhan tersebut.
Laga final juga diwarnai keributan sesaat setelah pertandingan berakhir. Leandro Paredes terlibat bentrok dengan Eric Garcia dan Gavi, sementara Nahuel Molina disebut memicu ketegangan setelah melakukan konfrontasi dengan Rodri.
Insiden tersebut menjadi sorotan dan kini tengah menjadi bahan penyelidikan FIFA terkait perilaku para pemain Argentina seusai pertandingan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Prediksi Skor Viktoria Plzen vs Union SG di Liga Europa: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Norwich: Maresca Rotasi Skuad
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin
Prediksi Skor Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa: Txuri-urdin Bakal Kesulitan Redam Lawan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022