Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 16 Agustus 2026 | 14.27 WIB

Piala AFF 2026: Thailand Menang 3-1 atas Singapura, Cuma Kuasai Bola 28 Persen

Thailand menang 3-1 atas Singapura di semifinal Piala AFF 2026 meski hanya menguasai 28 persen bola. Teerasak Poeiphimai cetak dua gol. (Dok. @changsuek/Instagram) - Image

Thailand menang 3-1 atas Singapura di semifinal Piala AFF 2026 meski hanya menguasai 28 persen bola. Teerasak Poeiphimai cetak dua gol. (Dok. @changsuek/Instagram)

Thailand bahkan sudah unggul dua gol sebelum pertandingan berjalan setengah jam. Teerasak Poeiphimai mencetak dua gol pada menit ke-14 dan ke-26 untuk membuat Singapura berada dalam posisi sulit sejak babak pertama.

Setthasak Ratree kemudian memperlebar keunggulan Thailand menjadi 3-0 pada awal babak kedua. Singapura baru memperkecil ketertinggalan melalui Irfan Fandi pada menit ke-84, tetapi tidak mampu mencetak gol tambahan hingga pertandingan berakhir.

Hasil tersebut menjadi modal besar bagi Thailand sebelum menjalani leg kedua di Stadion Rajamangala, Bangkok, Selasa (18/8). Thailand hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga keunggulan agregat dan mengamankan langkah ke final.

Kemenangan atas Singapura juga memperpanjang catatan sempurna Thailand di Piala AFF 2026. Tim berjuluk War Elephants itu kini telah memenangi lima pertandingan secara beruntun, meski tampil tanpa sejumlah pemain penting.

Efektivitas serangan balik menjadi salah satu kunci kemenangan Thailand. Singapura lebih banyak menguasai bola, tetapi Thailand mampu memanfaatkan ruang yang terbuka untuk menghasilkan peluang-peluang berbahaya.

Pelatih Timnas Thailand Anthony Hudson mengakui permainan timnya dengan bola tidak berjalan sesuai rencana. Namun, ia puas dengan cara para pemainnya beradaptasi terhadap jalannya pertandingan.

“Saya rasa malam ini kami tidak benar-benar menjalankan apa yang kami inginkan dengan bola,” kata Hudson dikutip dari ESPN.

Menurut Hudson, Thailand sebenarnya ingin membangun permainan melalui koneksi antarpemain yang lebih dekat dan operan-operan pendek. Namun, situasi pertandingan membuat mereka lebih sering mengandalkan transisi cepat.

“Kami berada dalam performa terbaik ketika memiliki koneksi yang lebih dekat dan operan yang lebih pendek. Kami memiliki pemain yang mampu berlari di belakang garis pertahanan. Itulah arah yang kami tuju,” ujar Hudson.

Meski tidak menjalankan rencana awal secara sempurna, Hudson tetap memberikan apresiasi kepada anak asuhnya. Menurutnya, fase semifinal dan final lebih mengutamakan hasil pertandingan.

Editor: Hendra
Sumber: ESPN
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore