
Thailand menang 3-1 atas Singapura di semifinal Piala AFF 2026 meski hanya menguasai 28 persen bola. Teerasak Poeiphimai cetak dua gol. (Dok. @changsuek/Instagram)
Thailand bahkan sudah unggul dua gol sebelum pertandingan berjalan setengah jam. Teerasak Poeiphimai mencetak dua gol pada menit ke-14 dan ke-26 untuk membuat Singapura berada dalam posisi sulit sejak babak pertama.
Setthasak Ratree kemudian memperlebar keunggulan Thailand menjadi 3-0 pada awal babak kedua. Singapura baru memperkecil ketertinggalan melalui Irfan Fandi pada menit ke-84, tetapi tidak mampu mencetak gol tambahan hingga pertandingan berakhir.
Hasil tersebut menjadi modal besar bagi Thailand sebelum menjalani leg kedua di Stadion Rajamangala, Bangkok, Selasa (18/8). Thailand hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga keunggulan agregat dan mengamankan langkah ke final.
Kemenangan atas Singapura juga memperpanjang catatan sempurna Thailand di Piala AFF 2026. Tim berjuluk War Elephants itu kini telah memenangi lima pertandingan secara beruntun, meski tampil tanpa sejumlah pemain penting.
Efektivitas serangan balik menjadi salah satu kunci kemenangan Thailand. Singapura lebih banyak menguasai bola, tetapi Thailand mampu memanfaatkan ruang yang terbuka untuk menghasilkan peluang-peluang berbahaya.
Pelatih Timnas Thailand Anthony Hudson mengakui permainan timnya dengan bola tidak berjalan sesuai rencana. Namun, ia puas dengan cara para pemainnya beradaptasi terhadap jalannya pertandingan.
“Saya rasa malam ini kami tidak benar-benar menjalankan apa yang kami inginkan dengan bola,” kata Hudson dikutip dari ESPN.
Menurut Hudson, Thailand sebenarnya ingin membangun permainan melalui koneksi antarpemain yang lebih dekat dan operan-operan pendek. Namun, situasi pertandingan membuat mereka lebih sering mengandalkan transisi cepat.
“Kami berada dalam performa terbaik ketika memiliki koneksi yang lebih dekat dan operan yang lebih pendek. Kami memiliki pemain yang mampu berlari di belakang garis pertahanan. Itulah arah yang kami tuju,” ujar Hudson.
Meski tidak menjalankan rencana awal secara sempurna, Hudson tetap memberikan apresiasi kepada anak asuhnya. Menurutnya, fase semifinal dan final lebih mengutamakan hasil pertandingan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
