
Aurelien Tchouameni mengungkapkan bahwa dirinya bermain sambil menahan cedera paha selama Piala Dunia. Gelandang Real Madrid itu mengaku mengambil risiko demi membela Prancis dan tidak menyesali keputusannya. (Instagram/@realmadrid)
JawaPos.com - Aurelien Tchouameni akhirnya buka suara mengenai kondisi fisiknya selama membela timnas Prancis di Piala Dunia. Gelandang Real Madrid itu mengakui bahwa dirinya tetap bermain meski mengalami masalah pada paha, sebuah keputusan yang kemudian berdampak pada awal musimnya bersama klub.
Melansir Diario AS, dalam wawancara dengan France 24, Tchouameni menjelaskan bahwa rasa sakit mulai mengganggunya ketika turnamen memasuki tahap tertentu. Namun, besarnya kesempatan untuk tampil di Piala Dunia membuatnya memilih mengambil risiko demi membantu Les Bleus.
Keputusan tersebut bukan tanpa konsekuensi. Setelah turnamen berakhir, Tchouameni harus menghadapi dampak dari masalah otot yang dialaminya hingga membuatnya absen pada awal musim bersama Real Madrid.
Tchouameni mengakui bahwa dirinya mulai merasakan sakit sejak sekitar pertandingan ketiga atau keempat, bahkan sedikit sebelum periode tersebut. Meski kondisinya tidak ideal, ia tetap berusaha mempersiapkan diri agar bisa tampil maksimal di lapangan.
“Mulai dari pertandingan ketiga atau keempat dan bahkan sedikit sebelum itu, saya merasakan sakit. Jelas, ini Piala Dunia, jadi kami mencoba melakukan segala yang kami bisa untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin dan tampil sebaik mungkin di lapangan.”
Gelandang berusia 26 tahun itu memahami bahwa keputusan untuk terus bermain membawa risiko terhadap kondisi fisiknya. Namun, ia merasa kesempatan membela Prancis di turnamen sebesar Piala Dunia merupakan sesuatu yang layak diperjuangkan.
“Saya mengambil risiko yang mungkin tidak akan saya ambil di waktu lain, tetapi saya tidak menyesali apa pun. Para pemain memahami bahwa, terkadang, keadaan menuntut Anda untuk memberikan yang terbaik. Dan itulah yang saya lakukan.”
Tchouameni juga tidak menutupi konsekuensi yang harus ditanggungnya setelah turnamen berakhir. Meski demikian, ia menilai pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan kariernya yang tidak ingin ia sesali.
“Saya menanggung akibatnya setelah itu, tetapi itu bagian dari kisah hidup saya dan saya tidak menyesalinya,” ungkap Tchouameni.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Persela Lamongan vs Deltras: Duel Sengit Dua Tim Teratas Grup B Championship
Prediksi Skor PSS Sleman vs PSM Makassar: Super Elang Jawa Berambisi Raih Kemenangan Pertama
Prediksi Skor Arema FC vs Bhayangkara FC: Berpeluang Imbang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Feyenoord vs AZ Alkmaar: Sama-Sama Produktif, Laga Berpotensi Imbang
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Surabaya Panas! Keringat Penjahit, Kipas Angin Laris, dan Tagihan Listrik Bengkak
Prediksi Skor Barcelona vs Getafe di Liga Spanyol: Blaugrana Pesta Gol di Camp Nou
Prediksi Susunan Pemain Como vs AS Roma: Fabregas Siapkan Taktik Subbuteo
Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Los Che Terdesak, Hasil Imbang Jadi Skenario Realistis
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Emil Audero Incar Poin di Kandang

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022