
Nomor kostum 47 yang sebelumnya dipakai mendiang Achmad Kurniawan resmi dipensiunkan
JawaPos.com - Arema FC secara resmi memensiunkan nomor kostum 47 yang sebelumnya dipakai mendiang Achmad Kurniawan. Arema benar-benar mendedikasikan laga melawan PS TNI, Kamis (16/2) untuk mendiang Achmad Kurniawan. Sebelum pertandingan, penggawa Singo Edan bersama manajemen menggelar seremoni sekaligus secara resmi memensiunkan nomor punggung 47.
Sebelum kick-off, pemain Arema sudah membawa t-shirt berwarna putih. Dalam genggaman mereka, t-shirt itu akhirnya diberikan kepada para suporter yang berada di tribun. Namun sebelum itu, Kurnia Meiga Hermansyah, secara simbolik menerima jersey bernomor punggung 47 yang sudah dibingkai dalam pigura. Kaus itu diberikan langsung oleh General Manager Ruddy Widodo.
"Inilah yang bisa kami upayakan untuk mengenang sekaligus menghargai perjuangan almarhum AK selama di Arema. Kami berharap semua melihat terutama pemain, dan bisa meneladani semangat AK," papar Ruddy Widodo seperti dilansir Malang Post (Jawa Pos Group).
Menurutnya, dengan penyerahan Jersey tersebut, hal itu berarti nomor punggung tersebut telah resmi dipensiunkan dari Arema. Dengan demikian, siapapun nanti yang akan bermain di Arema, tidak akan diizinkan menggunakan jersey yang sudah identik dengan AK 47 tersebut.
"Selama kariernya di Arema, AK telah menunjukkan sebagai pejuang hebat di lapangan hijau. Termasuk di musim terakhir, tahun lalu, selama setengah putaran dia andalan tim, meski secara usia sudah tak lagi muda," beber dia.
T-shirt tersebut dibagikan juga oleh penggawa Arema. Bahkan, tidak hanya saat sebelum kick-off, tetapi juga saat tim memasuki lapangan untuk melakukan pemanasan. Para pemain Singo Edan - julukan Arema, melemparkan jersey bertuliskan The Legend Arema FC Until Die ke arah penonton.
"Dia adalah legenda bagi Arema. Kami bangga punya rekan setim seperti dia, meski bukan dari Malang, dia sangat Arema. Kami harus tiru perjuangan dan semangat dia saat bermain di Arema," terang Kapten Arema, Alfarizi. (ley/jon/epr/JPG)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
