
Instagram Yussa Nugraha TANTANGAN BARU: Yussa Nugraha berharap mendapatkan banyak kesempatan bermain di Nusantara United agar kemampuannya makin berkembang.
JawaPos.com-Yussa Nugraha mengawali karier sepak bola di Belanda. Di sana, dia sempat bergabung dengan Feyenoord Rotterdam, salah satu klub papan atas di Liga Belanda. Tetapi, tahun lalu Yussa memutuskan kembali ke tanah air. Musim ini, dia bermain untuk tim promosi Liga 2 Nusantara United FC.
----Ana R. Dewi, Surabaya----
DI Nusantara United, Yussa berstatus pemain pinjaman dari Persis Solo. Pemain kelahiran Solo, 21 Maret 2001, itu resmi bergabung dengan Macan Dahan Borneo –julukan Nusantara United– akhir Agustus lalu.
Yussa mengaku tak masalah harus bermain di strata kedua Liga Indonesia. ’’Buat saya, itu tidak apa-apa karena saat ini saya mencari menit bermain,’’ papar Yussa kepada Jawa Pos (13/10).
Bagi dia, yang terpenting adalah mendapat menit bermain lebih banyak. Selain itu, Yussa ingin menambah pengalaman sekaligus beradaptasi dengan kultur sepak bola tanah air.
’’Tim Nusantara United menerima saya dengan baik dan juga respek, jadi adaptasi dengan tim berjalan dengan baik. Saya enjoy sih,’’ tuturnya.
Yussa mengungkapkan alasannya memutuskan kembali ke Indonesia karena visa atau izin tinggal di Negeri Kincir Angin itu kedaluwarsa. Kebetulan, kala itu dia telah merampungkan pendidikannya di salah satu universitas di Kota Den Haag.
’’Waktu di Belanda saya kuliah empat tahun dan setelah lulus harus balik ke Indonesia karena di Belanda tinggal dengan visa student,’’ ujarnya.
Nah, setelah urusan pendidikan beres, Yussa berkeinginan melanjutkan karier di lapangan hijau. Kemudian, dia pun meminta bantuan sang agen, Gabriel Budi, untuk dicarikan klub.
’’Saya bicara sama agen dan bilang ke dia kalau masih mau main bola. Dari situ saya minta tolong ke dia untuk bisa bermain di Liga Indonesia,’’ ucapnya.
Yussa mengakui sepak bola Indonesia dengan Belanda memang berbeda. ’’Karena saya mulai main sepak bola di Belanda sejak kecil. Jadi beda banget begitu aku merasakan sepak bola di Indonesia,” tuturnya.
Yussa lahir di Solo, Jawa Tengah. Namun, dia besar di Belanda lantaran kedua orang tuanya hijrah ke Negeri Kincir Angin pada 2008. Karena itulah karier sepak bolanya bermula di Belanda. Tepatnya di klub SVV Scheveningen pada 2013.
Berkat penampilan apiknya, Yussa pun direkrut Feyenoord Rotterdam di tahun berikutnya. Dia bergabung dengan tim muda Feyenoord, SC Feyenoord, hingga 2019.
Karena cedera panjang, Yussa lantas dilepas Feyenoord. Dia kemudian memulai lembaran baru bersama salah satu klub kasta kelima, HBS Craeyenhout.
Yussa mengungkapkan, gaya permainan sepak bola Eropa dan Indonesia sangatlah berbeda. Menurut dia, di Belanda lebih bermain taktik. Satu dua sentuhan. Sedangkan sepak bola Indonesia lebih mengandalkan kecepatan. Umpan-umpan panjang dan lebih agresif.
’’Itu menurut saya karena saya mulai main sepak bola di Belanda sejak kecil. Jadi, waktu balik ke Indonesia butuh beradaptasi. Tapi sekarang lebih terbiasa. Tinggal menunggu dapat banyak bermain saja dari coach tim,’’ terangnya.
Selepas masa peminjaman di Nusantara United habis, Yussa berharap bisa berkontribusi untuk klub tanah kelahirannya. Sebab, kata Yussa, Persis adalah klub impiannya sejak kecil.
’’Dari kecil saya ngefans Persis karena lahir di Solo. Jadi, sejak kecil saya punya keinginan untuk bisa bermain di Persis. Alhamdulillah musim kemarin bisa bergabung, tapi sayang belum dapat menit bermain. Semoga musim yang akan datang dapat menit bermain di sana,’’ harapnya.
Selain itu, masih ada impian lainnya yang ingin diwujudkan Yussa. Apa itu? Dia ingin membela timnas Indonesia.
’’Dan keinginan untuk bermain ke luar negeri juga masih ada. Tapi, sekarang saya harus fight dan kerja keras untuk bisa dapat menit bermain di Liga Indonesia,’’ ucapnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Persela Lamongan vs Deltras: Duel Sengit Dua Tim Teratas Grup B Championship
Prediksi Skor PSS Sleman vs PSM Makassar: Super Elang Jawa Berambisi Raih Kemenangan Pertama
Prediksi Skor Arema FC vs Bhayangkara FC: Berpeluang Imbang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Feyenoord vs AZ Alkmaar: Sama-Sama Produktif, Laga Berpotensi Imbang
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Surabaya Panas! Keringat Penjahit, Kipas Angin Laris, dan Tagihan Listrik Bengkak
Prediksi Skor Barcelona vs Getafe di Liga Spanyol: Blaugrana Pesta Gol di Camp Nou
Prediksi Susunan Pemain Como vs AS Roma: Fabregas Siapkan Taktik Subbuteo
Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Los Che Terdesak, Hasil Imbang Jadi Skenario Realistis
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Emil Audero Incar Poin di Kandang

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022